Ratusan Kaum Ibu-ibu Di Kecamatan Simpang Antri Gas Elpiji Subsidi

Operasi gas murah digelar Pemkab OKU Selatan di berbagai Kecamatan. -Foto: Hamdal Hadi/Harian OKU Selatan.-
MUARADUA, HARIANOKUSELATAN.ID - Dalam rangka menyikapi kelangkaan gas elpiji 3 Kg Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKU Selatan terus menggelar operasi gas murah di berbagai Kecamatan.
Jika sebelumnya, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan menggelar operasi gas murah di Kecamatan Muaradua, Buay Pemaca, Pulau Beringin, kini dilanjutkan di Kecamatan Simpang bahkan operasi gas murah ini akan terus dilakukan diseluruh Kecamatan.
Operasi gas elpiji subsidi 3 Kg itu sendiri Pemkab OKU Selatan bekerjasama dengan SPBE dengan Harga Ecer Tertinggi (HET) Rp. 18.500 per tabung.
BACA JUGA:Dua Orang WBP Lapas Muaradua Terima Remisi Bebas
BACA JUGA:Sejarah dan Pembentukan Kabupaten Ogan Komering Ulu
Untuk mendapat peluang itu, sedikitnya ratusan kaum ibu antri dihalaman Kantor Camat Simpang untuk mendapatkan penukaran Gas tersebut. Sabtu, 28 Maret 2025.
"Susah nyari gas sekarang, kebetulan Pemerintah lagi menggelar operasi gas murah, maka kami pun memanfaatkan kesempatan ini untuk menukar gas kosong," ucap Wati (42) warga sekitar.
Dikatakannya, jika menurut keterangan dari pihak SPBE hingga Pemerintah tidak semestinya langka gas ini, lantaran suplay terus dilakukan bahkan adanya penambahan kuota.
BACA JUGA:Bukti Lebaran 2025 Lesu: Pemudik Turun, Penukaran Uang Sedikit
BACA JUGA:Harga LPG 3 Kg dan Non-Subsidi di Agen-Pengecer, Berlaku 29 Maret 2025
"Tapi kenapa langka, itu yang kami heran ini, ada apa dengan gas elpiji subsidi ini, kenapa harus menyusahkan kami untuk mencari gas ini," katanya.
Diah, warga yang sama juga mengatakan hal yang serupa bahwa pihaknya sejak beberapa pekan ini mengalami kesulitan untuk mendapatkan gas elpiji subsidi tersebut.
BACA JUGA:Polres OKU Selatan Kawal Operasi Pasar LPG 3 Kg, Pastikan Distribusi Lancar dan Tepat Sasaran
BACA JUGA:Apakah Diskon Token Listrik Bakal Digelar Lagi? Ini Penjelasan PLN