Pidato Perdana Wali Kota Terpilih: Lupakan Perbedaan, Bangun Prabumulih Bersama

Wali Kota Prabumulih, H Arlan saat mengikuti rapat paripurna di Kantor DPRD Prabumulih dengan menyampaikan pidato perdananya untuk mencapai Prabumulih MAS. -Foto: Dian.-
PRABUMULIH, HARIANOKUSELATAN.ID - Wali Kota Prabumulih yang baru dilantik, H. Arlan, menyampaikan pidato perdananya dalam rapat paripurna di DPRD Kota Prabumulih, Rabu (5/3/2025). Dalam pidatonya, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja sama dalam membangun kota agar lebih maju dan sejahtera.
"Saatnya kita tinggalkan perbedaan dan bersama-sama bergerak menuju perubahan yang lebih baik. Kita harus optimis dalam menghadapi tantangan serta mengarahkan langkah menuju kemajuan yang lebih nyata bagi masyarakat Prabumulih," ujar Arlan.
BACA JUGA:Punya Darah NTB, Emil Audero Siap Bela Timnas di Kualifikasi Piala Dunia
BACA JUGA:Udinese Gerak Cepat Rekrut Jay Idzes, Mulai Lakukan Negosiasi
Komitmen Membangun Prabumulih yang Lebih Baik
Sebagai pemimpin baru bersama Franky Nasril selaku Wakil Wali Kota, Arlan menegaskan bahwa ia akan berusaha menjalankan pembangunan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan. Ia juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahap pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.
"Banyak hal yang perlu kita lakukan, ubah, dan bangun untuk memberikan manfaat bagi seluruh warga, tanpa membeda-bedakan latar belakang," lanjutnya.
BACA JUGA:Cegah Korupsi, Menkes Minta KPK Kawal Anggaran Kesehatan Rp 70 Triliun
BACA JUGA:KPK Panggil Kepala BPKH dan Tiga Saksi Lain Terkait Korupsi Taspen Rp200 Miliar
Visi utama kepemimpinannya adalah mewujudkan Kota Prabumulih yang Makmur dan Sejahtera (MAS) pada tahun 2029. Untuk mencapai hal tersebut, terdapat sejumlah program prioritas yang akan dijalankan, di antaranya:
Peningkatan gizi anak untuk menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan berkarakter.
Penguatan ketahanan pangan daerah melalui kedaulatan dan kemandirian sektor pertanian serta pangan.
Mendorong inovasi dan kemandirian masyarakat, termasuk dalam pengembangan energi terbarukan.
Pembangunan infrastruktur yang modern, berkualitas, dan berkelanjutan sebagai pendukung pertumbuhan ekonomi daerah.