Baca Koran harianokuselatan Online - Harian Oku Selatan

Juara Dunia MotoGP Pecco Bagnaia Kesulitan Adaptasi di Mandalika

Pembalap Ducati Lenovo, Francesco "Pecco" Bagnaia tak lolos ke kualifikasi Q2 di Mandalika. Dirinya mengaku kesulitan sepanjang hari pertama MotoGP Indonesia 2025, Jumat, 3 Oktober 2025. -Foto: Instagram/Pecco Bagnaia.-

LOMBA MEWARNAI

MANDALIKA - Juara dunia dua kali MotoGP, Francesco “Pecco” Bagnaia, mengawali rangkaian MotoGP Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika dengan hasil mengecewakan. 

Performa rider Ducati Lenovo ini jauh dari ekspektasi setelah tampil impresif di seri sebelumnya di Motegi, Jepang.

BACA JUGA:Buru Keberadaan Tersangka Korupsi Pasar Cinde Aldrin Tando, Kejati Sumsel Gandeng Interpol

BACA JUGA:Bupati OKU Selatan Abusama Apresiasi Roadshow Program LAKSAN_SAPA

Awal Buruk di Sesi Latihan Bebas

Pada sesi latihan bebas pertama, Jumat (3/10/2025), Bagnaia hanya mampu menempati posisi ke-17. 

Ia tampak tidak maksimal dalam memacu Desmosedici GP25 miliknya, sehingga gagal menembus zona kompetitif. 

Hasil ini otomatis membuat Bagnaia tidak lolos langsung ke kualifikasi Q2 untuk Sabtu.

“Ya, hari ini jelas cukup sulit bagi saya,” ungkap Bagnaia dikutip dari Crash.

BACA JUGA:Kondisi Lantai Kantor Inspektorat OKU Selatan Memprihatinkan

BACA JUGA:Pegawai Pemkab OKU Selatan Trauma Banjir di Jalan Simpang Tiga Perkim

Perasaan yang Berbeda dengan Motegi

Bagnaia mengaku kebingungan karena performa motornya terasa berbeda dibandingkan saat balapan di Motegi. 

Menurutnya, sensasi yang ia dapatkan lebih mirip dengan pengalaman di Misano, di mana ia juga kesulitan tampil cepat.

“Padahal saya berharap lebih. Saya ingin merasakan hal yang sama seperti di Motegi, tapi justru yang terasa lebih mirip Misano,” jelasnya.

Ia menambahkan, data yang terekam dari motornya terasa janggal meski spesifikasi motor tetap sama. Hal ini membuat tim harus bekerja ekstra untuk memahami penyebab turunnya performa.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan