Whale Borong Lebih dari 50.000 Ethereum, Apakah Ini Sinyal Bullish?

Whale Borong Lebih dari 50.000 Ethereum, Apakah Ini Sinyal Bullish?.-Foto ;ist-

HARIANOKUSELATAN.ID – Salah satu investor besar atau yang biasa disebut whale dalam dunia mata uang kripto kembali melakukan pembelian dalam jumlah fantastis. Berdasarkan laporan terbaru dari Cointelegraph yang dibagikan melalui media sosial X, seorang whale baru saja mengakuisisi 51.209 Ethereum (ETH) dengan total biaya mencapai US$ 103 juta melalui platform perdagangan kripto Coinbase.

Langkah besar ini juga terpantau oleh akun pemantau transaksi blockchain, Whale Alert, yang menunjukkan bahwa puluhan ribu ETH tersebut dikirim ke sebuah dompet yang tidak dikenal. Transaksi ini langsung menjadi perbincangan panas di kalangan komunitas kripto di Twitter (Crypto Twitter/CT). Berbagai spekulasi pun muncul, mulai dari anggapan bahwa ini merupakan pertanda altseason akan segera dimulai, hingga dugaan bahwa whale tersebut sebenarnya adalah entitas pemerintah Amerika Serikat.

BACA JUGA:Apakah XRP Masih Punya Harapan Saat Harga Jatuh ke US$ 2?

BACA JUGA:Honda Siap Luncurkan Dua Mobil Listrik di Indonesia Tahun Depan

Dampak Terhadap Harga Ethereum

Meskipun pembelian besar seperti ini biasanya berdampak positif pada harga, namun data dari Coingecko menunjukkan bahwa Ethereum saat ini justru berada di harga US$ 1.995, mengalami penurunan sebesar 1,2% dalam 24 jam terakhir. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan investor: jika pembelian dalam jumlah besar tidak mampu mendorong harga naik, apakah ini pertanda pasar sedang dalam fase distribusi atau masih dalam konsolidasi sebelum tren bullish kembali?

Seorang analis kripto terkenal di platform X dengan nama akun ‘Daan The Crypto Trades’ memberikan pandangannya mengenai situasi ini. Menurutnya, Ethereum (ETH) masih belum mampu menembus level resistensi penting di US$ 2.100. Berdasarkan analisis teknikal yang ia lakukan, setelah sempat menguji batas tersebut, ETH justru kembali turun, dan kini bergerak di antara kisaran US$ 1.700 hingga US$ 2.100 dalam beberapa jam terakhir.

BACA JUGA:Cara Menghitung Konsumsi BBM untuk Perjalanan Mudik

BACA JUGA:8 Tanda Aki Motor Lemah, dari Sulit Menyala hingga Lampu Redup

Level Kritis dan Potensi Pergerakan Harga

Menurut Daan, level US$ 2.100 adalah kunci untuk menentukan arah pergerakan harga Ethereum dalam jangka panjang. Jika ETH berhasil menembus dan bertahan di atas level ini dengan volume yang tinggi, ada peluang harga untuk naik lebih jauh menuju kisaran US$ 2.400 – US$ 2.800. Area tersebut sebelumnya menunjukkan pergerakan harga yang lebih stabil dan positif, yang dapat menjadi dasar bagi Ethereum untuk membentuk tren bullish baru.

Namun, hingga saat ini, ETH masih berada dalam kondisi yang disebut Daan sebagai “chop,” di mana pergerakan harga cenderung mendatar tanpa arah yang jelas. Tanpa breakout yang tegas, pasar kemungkinan masih akan diwarnai ketidakpastian, terutama karena volume perdagangan cenderung menurun dan volatilitas mengecil.

Apa yang Bisa Diharapkan Selanjutnya?

Sementara itu, faktor fundamental juga turut mempengaruhi sentimen pasar. Ethereum baru-baru ini menghadapi tantangan berupa regulasi yang semakin ketat dari pemerintah Amerika Serikat, terutama dalam kaitannya dengan Ethereum ETF yang masih dalam tahap pembahasan. Jika keputusan mengenai ETF Ethereum nanti berpihak pada investor, maka tidak menutup kemungkinan harga ETH akan melonjak.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan