Portal di Jalan Kebun Picu Konflik, Warga dan Pemilik Lahan Bersitegang

Sejumlah warga di Kecamatan Buay Sandang Aji, OKU Selatan, terlibat ketegangan dengan warga lainnya akibat pemasangan portal di jalan utama menuju kebun warga. -Foto: Hamdal Hadi/Harian OKU Selatan.-
MUARADUA, HARIANOKUSELATAN.ID - Sejumlah warga di Kecamatan Buay Sandang Aji, OKU Selatan, terlibat ketegangan dengan seorang pria bernama Koko Saputra setelah ia memasang portal di jalan utama menuju kebun warga.
Padahal, jalan tersebut sebelumnya telah dibangun oleh pemerintah desa melalui program PMPM.
Menurut warga, jalan itu merupakan akses utama bagi mereka untuk pergi ke kebun. Namun, Koko Saputra mengklaim bahwa tanah tersebut adalah miliknya dan melarang siapa pun melintas.
BACA JUGA:Jelang Lebaran, Toko Serba Rp. 35 Ribu Diburu Warga Sebagai Alternatif
BACA JUGA:Oknum Sebabkan Kelangkaan Gas LPG di OKUS
Warga yang merasa dirugikan akhirnya membuka portal tersebut secara paksa.
Namun, situasi berubah menjadi tegang ketika Koko Saputra diduga mengejar warga dengan senjata tajam.
Warga yang merasa terancam pun segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Buay Sandang Aji untuk ditindaklanjuti.
BACA JUGA:Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di OKU Selatan Jelang Idul Fitri, Warga Rela Bayar Mahal Asal Ada Barang
BACA JUGA:OKU Selatan Krisis Anggaran Rp175 Miliar, Bupati Abusama Cari Solusi
Indra, salah satu warga yang ikut membuka portal, menegaskan bahwa jalan tersebut bukanlah milik pribadi, melainkan jalan desa yang sudah dibangun menggunakan anggaran desa.
"Kalau memang jalan ini tidak boleh dilewati, kenapa dulu pemerintah desa membangunnya pakai dana desa? Berarti ini tanah desa, bukan milik pribadi," ujarnya.
BACA JUGA:Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Muaradua, Warga Antre Panjang dan Harga Melonjak
BACA JUGA:Sepeda Motor Tak Disarankan untuk Mudik, Ini Alasannya