Game Spectre Divide Tutup Server, Studio Pengembang Juga Terancam Tutup?

Game Spectre Divide Tutup Server, Studio Pengembang Juga Terancam Tutup?.-Foto ;ist-

HARIANOKUSELATAN.ID - Kabar mengejutkan datang dari Spectre Divide, game FPS unik dengan mode 3v3 yang memungkinkan pemain berpindah antar dua karakter. Setelah mengalami hype tinggi saat perilisan, game ini kini dikonfirmasi akan menutup servernya. Bahkan, studio pengembangnya, Mountaintop Studios, juga dikabarkan akan tutup.

Spectre Divide Resmi Ditutup

Diumumkan Melalui Twitter/X

Game yang pertama kali dirilis pada 13 Agustus 2024 ini diumumkan akan menutup servernya dalam waktu kurang dari satu tahun. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh CEO Mountaintop Studios, Nate Mitchell, melalui akun resmi game tersebut di Twitter/X.

BACA JUGA:Total Penjualan Split Fiction Tembus 2 Juta Kopi di Seluruh Dunia

BACA JUGA:Urai Kemacetan, Terapkan Ganjil-Genap dari Simpang Polda Hingga Charitas

Menurut Nate, keputusan ini diambil karena kurangnya jumlah pemain aktif dan rendahnya pemasukan yang tidak cukup untuk menutupi biaya operasional game maupun studio.

"Sejak perilisan di PC, kami telah memaksimalkan sisa modal kami. Namun, pada titik ini, kami kehabisan dana untuk mendukung game. Ini berarti Mountaintop Studios akan menutup pintunya pada akhir minggu ini."

— Nate Mitchell, CEO Mountaintop Studios

Berbagai Opsi Sudah Dipertimbangkan

Tim pengembang mengaku telah mencoba berbagai opsi, termasuk mencari publisher baru, tambahan investasi, dan kemungkinan akuisisi, tetapi tidak ada solusi yang berhasil. Akhirnya, mereka memutuskan untuk menutup game sebagai langkah terbaik.

BACA JUGA:Pendulangan Emas di Rawa Batu Ampar Makin Ramai, Camat Turun Tangan

BACA JUGA:PDIP Kerahkan 17 Pengacara Bela Hasto di Kasus Dugaan Suap

Sebagai bentuk kompensasi, pemain yang telah melakukan pembelian dalam game sejak musim pertama akan mendapatkan refund. Saat ini, fitur in-game purchase sudah dimatikan dan tidak dapat digunakan lagi.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan