KPK Panggil Kepala BPKH dan Tiga Saksi Lain Terkait Korupsi Taspen Rp200 Miliar

KPK Panggil Kepala BPKH Hari Ini Soal Dugaan Korupsi Taspen. -Foto: Ayu Novita.-
BACA JUGA:Ethiopia Tegaskan Kedaulatan Tigray di Tengah Aspirasi Kemerdekaan
Namun, alokasi investasi tersebut tidak sesuai aturan dan tersebar ke berbagai perusahaan, antara lain:
Rp78 miliar dikelola oleh PT Insight Investment Management
Rp2,2 miliar di PT VSI
Rp102 juta di PT PS
Rp44 juta di PT SM
Sejumlah dana lainnya mengalir ke pihak-pihak yang terafiliasi dengan Kosasih dan Ekiawan
BACA JUGA:Jembatan Gantung di Negeri Sakti Ambruk Diterjang Air Sungai Komering
BACA JUGA:Pemkab OKU Selatan Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2025 Bersama KPK RI
Penggeledahan Apartemen dan Temuan Lainnya
Pada 8-9 Januari 2025, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di dua unit apartemen di Rasuna Said, Jakarta Selatan. Dari penggeledahan tersebut, KPK menyita uang Rp300 juta dalam berbagai mata uang asing, termasuk dolar AS, dolar Singapura, poundsterling, won, dan baht.
Selain itu, ditemukan pula sejumlah tas mewah, dokumen kepemilikan aset, serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan skandal korupsi tersebut.
Saat ini, KPK masih terus mengembangkan penyelidikan guna mengungkap pihak lain yang terlibat serta aliran dana dari investasi fiktif tersebut.