SAC Indonesia 2024-2025: Lahirkan Rekor Baru, Cetak Juara Baru

Keseruan Pertamina SAC Indonesia 2024-2025 National Championship. -Foto: Ist.-

Tolak Peluru Putra: M. Fahri Arfiansyah (SMAN 1 Padangan, Bojonegoro, Jatim) mencatat tolakan sejauh 14,67 meter, memecahkan rekor yang sebelumnya dipegang oleh Bayanillah (SMAN 7 Cirebon, Jabar) sejak 2022.

Relay 4x100m Putra: Tim SMAN 1 Bandar Lampung mencatat waktu 43,72 detik, mengalahkan rekor milik SMK 1 Muhammadiyah Ajibarang, Jawa Tengah.

Lompat Jauh Putri: Jenita Azwatul Khorin (SMAN 1 Kedungpring, Lamongan, Jatim) melompat sejauh 5,16 meter, melewati rekor sebelumnya milik Deiya Kurnia (SPMA H. Moenadi).

Middle Distance 1.000m Putri: Maghalya Ashika Rachel (SMAN 1 Bandar Lampung) memperbarui rekornya sendiri dari 03:19:14 detik menjadi 03:17:67 detik.

BACA JUGA:Dukung Ketahanan Pangan, Anggota Polsek BSA Bantu Warga Panen Pisang

BACA JUGA:Wabup OKU Selatan ikuti Entey Meteeng Bersama BPK

Selain pencapaian di tingkat nasional, atlet jebolan SAC Indonesia juga mulai menunjukkan prestasi di ajang internasional. Dalam Asean School Games, Yad Hapizudin dari MA Al Ijtihad Danger, Lombok, NTB, meraih medali emas di nomor 1.500 meter dengan catatan waktu 4 menit 5,85 detik. Sementara itu, Abdilah Panca Wiradhika dari SMAN 1 Jakarta sukses menyumbang medali perunggu untuk nomor lompat jangkit putra dengan lompatan sejauh 14,72 meter.

Membangun Ekosistem Olahraga Berkelanjutan

SAC Indonesia lahir dari inisiatif PB PASI yang terinspirasi oleh keberhasilan DBL Indonesia dalam meningkatkan partisipasi anak muda dalam olahraga basket. Dengan pendekatan yang sama, kompetisi ini berhasil membangkitkan minat pelajar terhadap atletik sebagai cabang olahraga dasar yang penting untuk berbagai disiplin lainnya.

BACA JUGA:Ratusan Peserta Siswa TK dan PAUD Ikuti Lomba Mewarnai Harian OKU Selatan

BACA JUGA:Operasi Pekat 1 Musi 2025, Polres OKU Selatan Sita Ratusan Botol Miras

Keberhasilan SAC Indonesia tidak hanya terlihat dari jumlah peserta yang terus meningkat tetapi juga dari munculnya atlet-atlet muda berbakat yang siap bersaing di level lebih tinggi. Hingga musim ini, tercatat 95.225 pelajar dari 4.042 sekolah telah berpartisipasi dalam kompetisi ini, menjadikannya sebagai ajang atletik pelajar terbesar di Indonesia.

Menpora Dito Ariotedjo menegaskan bahwa pembinaan atlet melalui event seperti SAC Indonesia harus terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, maupun sektor swasta. “SAC Indonesia adalah contoh nyata kolaborasi dalam membangun industri olahraga. Sinergi antara pemerintah, swasta, federasi, dan komunitas adalah kunci keberlanjutan event ini,” jelasnya.

Dengan prestasi yang telah diraih dan dukungan yang terus mengalir, diharapkan SAC Indonesia dapat terus menjadi ajang pembibitan atlet-atlet muda berbakat yang siap mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan