Tradisi Hari Raya Idul Fitri di Indonesia

--
Harianokuselatan.bacakoran.co, Hari Raya Idul Fitri merupakan salah satu momen paling ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia. Di Indonesia, perayaan Idul Fitri bukan hanya soal ibadah, tetapi juga menjadi ajang untuk merayakan kebersamaan, tradisi, dan budaya yang diwariskan turun-temurun. Berikut adalah beberapa tradisi unik yang biasa dilakukan saat Hari Raya Idul Fitri di berbagai daerah di Indonesia:
BACA JUGA:Korban Tewas Gempa Myanmar Bertambah, Bantuan Internasional Terus Berdatangan
BACA JUGA:Gempa Dahsyat Guncang Myanmar, Ribuan Korban Jiwa dan Bangunan Runtuh di Bangkok
1. Mudik: Pulang Kampung untuk Bersilaturahmi
Mudik menjadi tradisi yang sangat identik dengan Idul Fitri di Indonesia. Banyak perantau yang kembali ke kampung halaman untuk bertemu keluarga besar. Perjalanan ini tidak hanya menjadi momen nostalgia, tetapi juga menjadi cara mempererat hubungan kekeluargaan.
2. Sungkeman: Menghormati Orang Tua dan Meminta Maaf
Tradisi sungkeman adalah bentuk penghormatan kepada orang tua dan keluarga yang lebih tua. Dalam momen ini, seseorang meminta maaf atas segala kesalahan yang telah diperbuat, baik disengaja maupun tidak. Sungkeman biasanya dilakukan setelah shalat Idul Fitri.
BACA JUGA:Idul Fitri, Bagi Pengunjung Pendatang Baru 4 Lokasi SPBU di Kabupaten OKU SELATAN
BACA JUGA:Pemerintah Kecamatan Banding Tertibkan Pedagang Gunakan Jalan Umum
3. Menyajikan Hidangan Khas Lebaran
Hari Raya Idul Fitri tidak lengkap tanpa hidangan khas seperti ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng hati, dan kue-kue lebaran seperti nastar, kastengel, dan putri salju. Hidangan ini biasanya disajikan saat berkumpul bersama keluarga atau saat menerima tamu.
4. Bermaaf-maafan dan Memberi THR
Bermaaf-maafan adalah inti dari perayaan Idul Fitri. Tradisi ini mencerminkan semangat saling memaafkan dan memperbaiki hubungan. Selain itu, memberi Tunjangan Hari Raya (THR) dalam bentuk amplop berisi uang kepada anak-anak atau kerabat juga menjadi tradisi yang dinanti.
5. Takbiran Keliling
Takbiran adalah momen mengumandangkan takbir sebagai tanda kebesaran Allah SWT. Di banyak daerah, takbiran dilakukan dengan cara berkeliling menggunakan kendaraan, obor, atau alat musik tradisional, menciptakan suasana meriah di malam sebelum Idul Fitri.
BACA JUGA:Bahaya Riba dalam Islam
BACA JUGA:Sasar 7 Kecamatan, Pemkab OKU Selatan Kembali Gelar Operasi Gas Murah
6. Grebeg Syawal dan Tradisi Daerah Lainnya
Setiap daerah di Indonesia memiliki tradisi uniknya sendiri. Contohnya, di Yogyakarta ada tradisi Grebeg Syawal, yaitu iring-iringan gunungan hasil bumi yang dibagikan kepada masyarakat. Di Pontianak, ada perayaan meriam karbit untuk menyambut Idul Fitri dengan suara dentuman yang khas.
7. Ziarah Kubur
Setelah shalat Idul Fitri, sebagian masyarakat melakukan ziarah kubur untuk mendoakan anggota keluarga yang telah meninggal. Tradisi ini mencerminkan nilai penghormatan kepada leluhur dan doa untuk mereka.