Bingung Hitung Zakat? Coba Aplikasi Duakomalima Buatan Anak Bangsa

Bingung Hitung Zakat? Coba Aplikasi Duakomalima Buatan Anak Bangsa.-Foto ;ist-
Informasi Kontekstual – Edukasi seputar zakat, termasuk nisab, haul, dan delapan golongan penerima zakat.
Pengingat Bayar Zakat – Notifikasi otomatis agar pengguna tidak lupa menunaikan zakat.
Saat ini, aplikasi Duakomalima tersedia di Apple App Store.
Inspirasi dan Proses Pengembangan
Inspirasi Duakomalima bermula dari pengalaman pribadi salah satu anggota tim yang mengalami kesulitan dalam memahami zakat saat mulai bekerja.
"Sebagai umat Muslim yang baru sadar akan kewajiban zakat, dia merasa kesulitan dengan perhitungan dan pemahaman syarat zakat. Dari sinilah kami sepakat mengangkat tema zakat sebagai proyek akhir di Apple Developer Academy," ujar Ibnu.
Riset yang dilakukan tim IGNIS (terdiri dari Ibnu, Alfadli, Dinda, Roland, Stanley, dan Gilang) menemukan bahwa potensi zakat di Indonesia mencapai Rp 327 triliun per tahun, tetapi hanya 8-10% yang terkumpul. Survei terhadap 30 responden berusia 20-30 tahun menunjukkan bahwa 64% di antaranya mengalami kesulitan menghitung zakat.
Untuk memastikan aplikasi ini sesuai dengan syariat Islam, tim melakukan konsultasi dengan BAZNAS Tangerang Selatan, komunitas syariah, serta mentor dari Apple Developer Academy.
"Kami ingin memastikan bahwa aplikasi ini tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga sah secara agama," jelas Ibnu.
Visi Masa Depan: Platform Keuangan Islam
Setelah sukses dipresentasikan dalam Graduate Showcase 2024, tim IGNIS memiliki visi untuk mengembangkan Duakomalima menjadi platform keuangan Islam yang lebih luas. Rencana ke depan mencakup fitur infaq, sedekah, hingga pengelolaan zakat melalui LAZ. Tim juga berharap dapat berkolaborasi dengan Kementerian Agama agar aplikasi ini menjadi platform resmi pengelolaan zakat di Indonesia.
BACA JUGA:Pemkab OKU Selatan Gelar Operasi Pasar LPG 3 Kg di Buay Pemaca
BACA JUGA:Bupati OKU Selatan Hadiri Rapat Paripurna DPRD Bahas LKPJ Tahun 2024
"Harapan kami, Duakomalima tidak hanya menjadi alat hitung zakat, tetapi juga solusi yang meningkatkan kesadaran dan praktik berzakat di masyarakat," tutur Ibnu.
Dengan slogan "Sisihkan Sebagian, Sejahterakan Semua", tim IGNIS berharap aplikasi ini dapat membantu mengurangi kemiskinan di Indonesia. Seperti yang pernah dikatakan seorang ulama, jika seluruh umat Muslim menunaikan zakat dengan benar, maka kemiskinan dapat diminimalisir secara signifikan.(arl)