Bitcoin Masih Ragu-Ragu, Pemegang Lama Justru Tambah Koleksi

Bitcoin Masih Ragu-Ragu, Pemegang Lama Justru Tambah Koleksi.-Foto ;ist-
HARIANOKUSELATAN.ID - Harga Bitcoin (BTC) masih dalam fase ketidakpastian, dengan pergerakan yang tipis dalam sepekan terakhir. Para analis memantau level kunci US$ 85.000 untuk menentukan apakah tren naik akan berlanjut atau justru berbalik arah ke US$ 76.000.
Level Kritis Bitcoin
Ryan Lee, Kepala Analis Bitget Research, menegaskan bahwa penutupan harga mingguan di atas US$ 85.000 sangat krusial. Jika BTC mampu menembus US$ 87.000, itu bisa menjadi sinyal kuat bahwa tren bullish kembali menguat.
BACA JUGA:Hyundai Ioniq 5 N Alami Masalah Baru Setelah Recall, Bisa Akselerasi Tanpa Sengaja
BACA JUGA:Yamaha R25 2025 Resmi Meluncur di Jepang, Hadir dengan Warna Cybercity
Di sisi lain, Enmanuel Cardozo dari Brickken lebih fokus pada tren jangka panjang. Menurutnya, akumulasi Bitcoin oleh pemegang lama jauh lebih penting dibanding fluktuasi harian. Data dari Glassnode menunjukkan sejak 11 Februari hingga 22 Maret, pemegang jangka panjang telah menambah 250.000 BTC senilai US$ 21 miliar, meningkatkan total kepemilikan mereka menjadi lebih dari 13,3 juta BTC.
BACA JUGA:Redmi A5 Resmi Meluncur di Indonesia, Hadir dengan Layar 120Hz dan Baterai Jumbo
BACA JUGA:WhatsApp Kembangkan Fitur Panggilan dengan Meta AI
Ancaman Eksternal
Meskipun aksi beli terus berlanjut, pasar kripto masih dibayangi kekhawatiran global. Nicolai Sondegaard dari Nansen menyoroti risiko perang dagang yang bisa menekan minat investor terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.
BACA JUGA:Hisense Rilis Mini-LED AI TV U6Q, Tawarkan Pengalaman Sinematik di Rumah
BACA JUGA:[RUMOR] Half-Life 3 Hampir Selesai, Akankah Jadi Petualangan Terakhir Gordon Freeman?
Dengan situasi ini, investor disarankan untuk tetap memperhatikan level harga kunci serta pergerakan pemegang besar sebelum mengambil keputusan.(arl)