Hyundai Ioniq 5 N Alami Masalah Baru Setelah Recall, Bisa Akselerasi Tanpa Sengaja

Hyundai Ioniq 5.-Foto ;ist-

HARIANOKUSELATAN.ID – Hyundai melakukan penarikan kembali (recall) terhadap Hyundai Ioniq 5 N 2025 akibat masalah pada sistem pengereman. Namun, setelah perbaikan dilakukan, justru muncul masalah baru yang dapat membahayakan pengguna.

Recall ini dilakukan terhadap 1.508 unit Ioniq 5 N guna mengatasi kesalahan perangkat lunak yang menyebabkan penurunan kinerja pengereman. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) mengungkapkan bahwa masalah ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat fitur left-foot braking diaktifkan.

BACA JUGA:Yamaha R25 2025 Resmi Meluncur di Jepang, Hadir dengan Warna Cybercity

BACA JUGA:Redmi A5 Resmi Meluncur di Indonesia, Hadir dengan Layar 120Hz dan Baterai Jumbo

Masalah Rem yang Memicu Recall

Ioniq 5 N dilengkapi fitur left-foot braking, yang dirancang untuk meningkatkan kendali mobil di sirkuit dengan mengoptimalkan perpindahan bobot saat pengereman. Namun, bug pada perangkat lunak dapat menyebabkan penurunan tekanan pada sistem ABS, sehingga memperpanjang jarak pengereman dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Masalah Baru Setelah Recall

Setelah recall dilakukan, pemilik Hyundai Ioniq 5 N justru melaporkan dua masalah baru yang tidak kalah mengkhawatirkan:

BACA JUGA:WhatsApp Kembangkan Fitur Panggilan dengan Meta AI

BACA JUGA:Hisense Rilis Mini-LED AI TV U6Q, Tawarkan Pengalaman Sinematik di Rumah

Mobil berakselerasi tanpa sengaja

Beberapa pengguna di IoniqForum melaporkan bahwa mobil terus melaju setelah pedal gas dilepas, mirip dengan gejala gas nyangkut.

Sebuah video yang diunggah di Reddit menunjukkan seorang pemilik yang mendapati mobilnya tetap berakselerasi dalam mode N-Shift, meski pedal gas sudah dilepas.

Perubahan karakteristik berkendara

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan