HBA-Henny Janjikan BPJS Kesehatan Aktif Jika Terpilih di PSU Empat Lawang

Calon bupati Empat Lawang H Budi Antoni saat memberikan visi misinya di hadapan masyarakat Desa Rantau Alih, Kecamatan Lintang Kanan. -Foto: Hendro.-
EMPAT LAWANG, HARIANOKUSELATAN.ID – Ribuan warga Desa Rantau Alih, Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang, memadati jalan untuk menyambut kedatangan pasangan calon bupati dan wakil bupati, H Budi Antoni (HBA) dan Henny, dalam agenda silaturahmi pada Senin (18/3).
Sorakan “HBA-Henny Gasspol” menggema di tengah antusiasme masyarakat yang menaruh harapan besar kepada pasangan ini dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Empat Lawang 2024.
Tokoh masyarakat setempat, Harmedi, menyatakan dukungannya terhadap pasangan tersebut, menilai mereka memiliki visi yang jelas dalam membangun daerah.
BACA JUGA:Dilantik sebagai PAW DPRD Palembang, Arnisto Bowling Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
BACA JUGA:KPU OKI Terima Surat Penahanan Komisioner Hadi Irawan
“Kami siap mendukung dan memenangkan HBA-Henny agar bisa memimpin Empat Lawang periode 2025-2030,” ujarnya, disambut sorak-sorai warga yang hadir.
Dukungan masyarakat ini didorong oleh harapan akan perbaikan infrastruktur, layanan kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Dalam orasi politiknya, HBA menegaskan komitmennya untuk meningkatkan akses layanan kesehatan dengan mengaktifkan kembali kepesertaan BPJS Kesehatan bagi masyarakat Empat Lawang.
BACA JUGA:Jelang Laga Krusial vs Bahrain, 3 Pemain Timnas Indonesia Absen
BACA JUGA:Sriwijaya FC Fokus Pembinaan Pemain Muda, Coach AZ Jadi Kandidat Kuat
“Jika kami diberikan amanah, BPJS Kesehatan akan kembali aktif agar seluruh warga bisa mendapatkan layanan kesehatan yang layak tanpa kendala biaya,” kata HBA.
Selain itu, pasangan ini juga berencana untuk menggratiskan pendidikan tingkat SD dan SMP, termasuk perlengkapan sekolah seperti seragam, sepatu, dan buku.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak di Empat Lawang mendapatkan pendidikan yang berkualitas tanpa terbebani biaya,” tambahnya.
BACA JUGA:Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi, Eks Gubenur Bengkulu Segera Diadili