Alasan MG Belum Menjual Mobil Listrik Mungil di Indonesia

Mobil listrik mungil MG.-Foto ;ist-
HARIANOKUSELATAN.ID – Morris Garage (MG Motors) memiliki mobil listrik mungil MG Comet EV yang dijual di beberapa pasar global, termasuk India. Dengan harga mulai Rp 90 jutaan, kendaraan ini menarik perhatian banyak pihak. Namun, hingga kini MG belum berencana membawanya ke Indonesia.
CEO MG Motor Indonesia, Hu Guowei alias Alec, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini belum berminat menjual micro EV di Tanah Air. Berbeda dengan China dan negara lain, MG memilih fokus pada segmen menengah ke atas di Indonesia.
BACA JUGA:Tesla Model Y Laris di China, Tembus 200 Ribu Pesanan dalam Dua Bulan
BACA JUGA:Kecanggihan AI dalam Periklanan Digital: Groundhog DSP Hadirkan Teknologi DKT
Fokus MG: Segmen Middle-Up
“Manufaktur itu selalu berbicara soal skala. Bagi kami, MG mengkhususkan diri untuk bermain di volume segmen middle up. Jadi untuk micro EV, itu bukan fokus kami saat ini,” ujar Alec saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa malam (4 Maret 2025).
Alec menyadari bahwa segmen mobil listrik mungil memiliki pasar yang menjanjikan. Namun, ia menekankan bahwa meskipun volumenya besar, keuntungan atau margin-nya belum tentu menguntungkan.
“Kami tidak menutup kemungkinan menjualnya di masa depan. Jika nanti ada teknologi baru atau material baru yang memungkinkan harga lebih terjangkau, kami akan mempertimbangkannya,” tambahnya.
MG Comet EV: Mobil Listrik Murah Kembaran Wuling Air EV
Sebagai informasi, MG Comet EV baru-baru ini diluncurkan di India sebagai versi rebadge dari Wuling Air EV. Mobil ini ditawarkan dalam dua skema harga:
Tanpa baterai: Sekitar Rp 90 jutaan
Dengan baterai: Sekitar Rp 140 jutaan
MG Comet EV dibekali baterai lithium-ion 17,3 kWh, yang mampu menempuh jarak hingga 230 km dalam sekali pengisian. Untuk mengisi daya dari 0-100%, diperlukan waktu sekitar 7 jam.
BACA JUGA:Google Pixel 9 Pro dan Xiaomi 15 Ultra Raih Penghargaan di MWC 2025