Tesla Model Y Laris di China, Tembus 200 Ribu Pesanan dalam Dua Bulan

Tesla Model Y.-Foto ;ist-

HARIANOKUSELATAN.ID – Tesla kembali menunjukkan dominasinya di pasar kendaraan listrik (EV) China. Model Y terbaru yang diluncurkan pada 10 Januari 2025 berhasil mencatatkan lebih dari 200 ribu pesanan hanya dalam dua bulan. 

Angka ini mencerminkan kepercayaan konsumen China terhadap merek asal Amerika Serikat tersebut, meskipun persaingan kendaraan listrik di negara tersebut semakin ketat.

BACA JUGA:Kecanggihan AI dalam Periklanan Digital: Groundhog DSP Hadirkan Teknologi DKT

BACA JUGA:Google Pixel 9 Pro dan Xiaomi 15 Ultra Raih Penghargaan di MWC 2025

Menurut laporan media lokal, Model Y langsung menerima 50 ribu pesanan dalam sehari setelah diperkenalkan. Permintaan terus melonjak hingga akhirnya Tesla mulai mengirimkan unit pertama pada 26 Februari 2025.

Tingginya Antusiasme Konsumen China

Staf penjualan Tesla di Beijing mengungkapkan bahwa toko mereka menerima sekitar 100 pesanan baru per hari menjelang pengiriman pertama. Sebagian besar pesanan awal ini bersifat refundable atau dapat dibatalkan, serupa dengan sistem SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) di Indonesia.

BACA JUGA:Samsung Fokus Kembangkan Exynos 2600 untuk Galaxy S26

BACA JUGA:Monster Hunter Wilds Resmi Rilis, Pocketpair Beri Libur Karyawan

Sebelum pengiriman dimulai, situs Tesla menampilkan opsi uang muka yang bisa dikembalikan, namun opsi ini dihapus setelah Model Y mulai sampai ke tangan konsumen. Dalam minggu pertama pengiriman, lebih dari 6.000 unit Model Y telah diterima oleh pelanggan di China.

Varian dan Harga Tesla Model Y di China

Tesla menawarkan dua varian Model Y terbaru untuk pasar China, yaitu:

Model Y RWD (penggerak roda belakang) – ¥263.500 (sekitar Rp 592,9 juta)

Model Y AWD Long Range (penggerak semua roda) – ¥303.500 (sekitar Rp 682,9 juta)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan