Bukti Lebaran 2025 Lesu: Pemudik Turun, Penukaran Uang Sedikit

--
Kini terpantau pusat perbelanjaan menjelang Lebaran 2025 cenderung lebih sepi dibandingkan tahun lalu.
Ekonom Bank Mandiri, Agus Santoso, mengatakan bahwa kondisi tersebut berpotensi memperlambat perputaran uang Lebaran selama periode 2025. Ia menilai lemahnya daya beli masyarakat menjadi faktor utama mengapa konsumsi tahun ini tidak seagresif tahun-tahun sebelumnya.
"Memang ada indikasi konsumsi masyarakat di Lebaran tahun ini cenderung defensif," ujar Agus dalam program Power Lunch CNBC Indonesia, Selasa (25/3/2025).
Menurutnya, tekanan ekonomi yang terjadi sejak awal tahun, termasuk gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di beberapa sektor industri, telah membuat masyarakat lebih selektif dalam membelanjakan uangnya.
Sementara itu dari sisi penukaran uang, Bank Indonesia telah merealisasikan Rp 67,1 triliun uang layak edar (ULE) untuk kebutuhan masyarakat pada periode Ramadan dan Idul Fitri atau hanya terserap sekitar 37% dari total yang disediakan sebesar Rp 180,9 triliun hingga Senin(17/3/2025).
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono menjelaskan bahwa puncak penukaran uang akan terjadi setelah Tunjangan Hari Raya atau THR diberikan atau sekitar minggu keempat Ramadan.
"Tidak usah khawatir. Jadi biasanya memang setelah gajian THR nanti minggu keempat ini akan tinggi," ujar Doni dalam konferensi pers, Rabu (19/3/2025)