Joncik Prioritaskan Infrastruktur, Tak Ada Lagi Wilayah Terisolasi

Joncik saat menghadiri acara buka bersama dan dialog kepemudaan yang digelar Barisan Muda Joncik Muhammad (BM-JM). -Foto: Hendro.-
EMPATLAWANG, HARIANOKUSELATAN.ID – Ratusan pemuda antusias menghadiri acara buka bersama dan dialog kepemudaan yang digelar Barisan Muda Joncik Muhammad (BM-JM) di lesehan Pondok Biru Pendopo, Selasa (25/3). Kegiatan ini menjadi momentum untuk menyatakan dukungan terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati Empat Lawang, Dr. H. Joncik Muhammad dan Arifa’i, SH.
Acara ini dipimpin oleh Ketua Umum BM-JM, Tonico Angga, S.Sos dan Sekretaris Dwi Avindo, SH, dengan dihadiri lebih dari 800 pemuda dari 10 kecamatan di Empat Lawang. Dalam sambutannya, Tonico menegaskan bahwa Joncik-Arifa’i adalah pilihan terbaik bagi masyarakat.
BACA JUGA:Isak Ogah Perpanjang Kontrak, Newcastle Waspada Kehilangan Bomber Andalan
BACA JUGA:Diam-Diam Barcelona Pantau Kiper Brighton
"Empat Lawang butuh pemimpin yang berpihak kepada rakyat. Joncik Muhammad sudah membuktikan kerja nyatanya dalam membangun daerah ini selama lima tahun terakhir. JM-FAI menyala, JM-FAI menang!" seru Tonico.
Prioritas Infrastruktur untuk Hilangkan Wilayah Terisolasi
Dalam dialog tersebut, Joncik Muhammad memaparkan visi-misi Empat Lawang Madani Jilid II, yang salah satu fokus utamanya adalah pembangunan infrastruktur.
BACA JUGA:Eks Jubir KPK Dipanggil Terkait Suap PAW Harun Masiku
BACA JUGA:Ketua DPR RI Minta Pemerintah Stabilkan Harga Sembako Jelang Lebaran
"Kami akan terus menjadikan infrastruktur sebagai prioritas utama agar tidak ada lagi wilayah yang terisolasi," tegasnya.
Ia mengakui adanya tantangan dalam hal keterbatasan anggaran, namun menegaskan bahwa pembangunan tetap berjalan. Selama periode pertamanya, ia telah membangun ratusan kilometer jalan, jembatan, serta fasilitas publik lainnya, meskipun sempat terkendala pandemi COVID-19.
Selain infrastruktur, Joncik juga berkomitmen meningkatkan sektor keamanan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di bidang pertanian.
"Kemakmuran hanya bisa kita capai jika sektor pertanian maju. Kita harus membangun kelompok tani yang benar-benar profesional, bukan yang hanya berisi keluarga sendiri demi mendapatkan bantuan," ujarnya.
BACA JUGA:Dinas Pariwisata OKU Selatan Terima Naskah Candi Jepara