Baca Koran harianokuselatan Online - Harian Oku Selatan

Poco Ungkap Alasan Belum Tertarik Menggarap Ponsel Lipat

Mengapa Poco Tak Tertarik Bikin Ponsel Lipat. -foto;ist-

LOMBA MEWARNAI

HARIANOKUSELATAN.ID – Tren ponsel lipat semakin ramai meramaikan pasar smartphone global. Berbagai produsen besar berlomba menghadirkan perangkat foldable dengan desain dan inovasi baru. Namun, di tengah perkembangan tersebut, Poco memilih untuk tidak ikut terjun ke kategori ini dalam waktu dekat.

Dalam sesi wawancara grup bersama sejumlah media, Angus Ng, mantan Head of Product Marketing Poco Global, memaparkan alasan mengapa Poco belum tertarik memproduksi ponsel lipat. Menurutnya, meskipun perangkat lipat menarik perhatian para penggemar teknologi, jumlah penggunanya masih sangat kecil dibandingkan smartphone biasa.

BACA JUGA:Bupati Abusama Tinjau Rehabilitasi SD di Buay Runjung, Bahas Keamanan Warga Padang Bindu

BACA JUGA:beberapa Cara Mengolah Telur, dari yang Sederhana hingga Lezat untuk Dicoba di Rumah

“Walaupun kalian mungkin heavy users foldables, secara global jumlah pengguna ponsel lipat masih sangat rendah,” jelas Angus di Bali.

Hal ini membuat investasi riset dan pengembangan (R&D) perangkat lipat dinilai kurang sebanding dengan potensi pasarnya. Biaya produksi ponsel lipat pun masih tinggi, terutama untuk komponen layar fleksibel, engsel, serta struktur bodi yang harus dirancang lebih kuat dan tahan lama. Bagi Poco, yang dikenal dengan filosofi Extreme Performance, Extreme Price, tingginya biaya produksi tersebut tidak sejalan dengan positioning mereka.

Saat ini, ponsel lipat masih mendominasi segmen premium. Bahkan brand besar pun masih kesulitan menekan harga tanpa mengurangi kualitas. Poco menilai, memaksakan diri masuk kategori ini terlalu dini berpotensi membuat mereka tampak tidak konsisten dengan value yang telah dibangun selama ini.

BACA JUGA:Pelajar OKU Selatan Sapu Bersih Juara Lomba Pidato Bahasa Inggris ECHOES 2025

BACA JUGA:OKU Selatan Gelar Rapat Pengendalian Inflasi, Bahas Lonjakan IPH dan Harga Pangan

Poco ingin mempertahankan identitas sebagai produsen smartphone performa tinggi yang terjangkau, terutama bagi anak muda dan pengguna umum yang mencari performa maksimal tanpa harga tinggi. Menurut Angus, perangkat lipat belum mampu menawarkan value yang sesuai dengan karakter tersebut.

Meski demikian, Poco tidak menutup kemungkinan untuk masuk ke pasar foldable di masa mendatang. Angus menekankan bahwa Poco terus memantau perkembangan teknologi layar lipat, mekanisme engsel, efisiensi produksi, serta pertumbuhan jumlah penggunanya.

BACA JUGA:OKU Selatan Dorong Penguatan PAUD HI, Bunda PAUD Hadiri Sosialisasi Nasional

BACA JUGA:Wabup Misnadi Hadiri Paripurna DPRD OKU Selatan, Aspirasi Reses Jadi Dasar Penyusunan Program 2025

“Kalau nanti pasar foldable tumbuh lebih besar dan teknologinya benar-benar siap, baru kami bisa mempertimbangkannya,” pungkasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan