KPU Empat Lawang Tiadakan Kampanye Akbar, Debat Publik Tetap Digelar

Ketua KPU Empat Lawang, Eskan Budiman. -Foto: Hendro.-
EMPAT LAWANG, HARIANOKUSELATAN.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Empat Lawang memastikan tidak akan ada kampanye akbar dalam tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada 2024.
Keputusan ini mengacu pada petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh KPU RI guna mengoptimalkan penggunaan anggaran yang bersumber dari dana hibah daerah.
Ketua KPU Empat Lawang, Eskan Budiman, menjelaskan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk memastikan efisiensi anggaran dalam pelaksanaan PSU.
BACA JUGA:Ketua DPC Hanura OKU Terjerat OTT KPK, David Ditunjuk Jadi Plt
BACA JUGA:Podium Beruntun, Alex Marquez Tantang Gelar Juara MotoGP 2025
“Anggaran PSU harus dikelola dengan baik dan tepat sasaran. Oleh karena itu, kegiatan kampanye besar-besaran yang membutuhkan biaya besar ditiadakan,” ujarnya, Senin (17/3).
Meskipun kampanye akbar ditiadakan, pasangan calon tetap diperbolehkan melakukan kampanye dalam skala lebih kecil dengan memasang alat peraga kampanye (APK) di lokasi yang telah ditentukan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Eskan menegaskan bahwa aturan ini bertujuan untuk tetap memberikan ruang bagi kandidat dalam menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat tanpa harus mengeluarkan anggaran yang berlebihan.
BACA JUGA:Patrick Kluivert Siapkan Strategi Baru Untuk Timnas, Australia Waspada
BACA JUGA:Eks Terpidana Korupsi E-KTP, Andi Narogong Dipanggil KPK
Selain itu, KPU Empat Lawang juga memastikan bahwa debat publik antar pasangan calon akan tetap diselenggarakan meskipun hanya satu kali.
Debat ini akan menjadi momen penting bagi kandidat untuk menjelaskan program kerja serta kebijakan yang akan mereka jalankan jika terpilih.
“Debat publik merupakan bagian dari proses demokrasi yang tidak bisa dihilangkan. Ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk menilai langsung kapasitas dan komitmen para calon dalam membangun Empat Lawang ke depan,” tambah Eskan.
BACA JUGA:KPK Respon Wacana Prabowo Buang Koruptor ke Pulau Kecil