Kapolda Sumsel Tegaskan Kerusuhan Palembang Bukan Aksi Demo, Murni Kesengajaan

Kapolda Sumsel dan Pangdam II SWJ angkat bicara soal aksi massa Minggu Subuh 31 Agustus 2025. -Foto: Ist.-
PALEMBANG - Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, menegaskan bahwa kerusuhan yang pecah menjelang Subuh, Minggu (31/8/2025) di Kota Palembang, bukanlah bagian dari aksi unjuk rasa.
Peristiwa tersebut dinilai sebagai aksi anarkis yang dilakukan dengan sengaja.
BACA JUGA:Mobil Polisi dan Bus Layanan SIM Keliling Juga Jadi Korban Aksi Masa Balap Liar Yang Picu Kerusuhan
BACA JUGA:Aksi Masa Yang Lakukan Pengerusakan di Palembang Diduga Dilakukan Geng Motor
Bukan Aksi Damai, Polisi Tegaskan Unsur Kesengajaan
Menurut Kapolda, insiden yang terjadi dini hari itu tidak berkaitan dengan rencana aksi demonstrasi yang dijadwalkan berlangsung pada Senin (1/9/2025).
Ia menegaskan, tujuan utama dari kelompok yang terlibat adalah melakukan kerusuhan, bukan menyampaikan aspirasi.
“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan. Yang terjadi dini hari itu bukanlah aksi damai, melainkan murni kerusuhan,” ujar Kapolda.
BACA JUGA:42 Remaja Terduga Pelaku Anarkis di Palembang Jalani Pemeriksaan dan Tes Urine di Polda Sumsel
BACA JUGA:Kemenag Dorong Kampung Moderasi Jadi Wadah Persatuan Antarumat Beragama
Puluhan Remaja Diamankan, Didominasi Pelajar
Dalam penindakan di lapangan, aparat kepolisian mengamankan puluhan remaja yang diduga terlibat aktif dalam kerusuhan.
Dari hasil pendataan, mayoritas pelaku merupakan anak-anak usia sekolah. Mereka diduga terlibat dalam perusakan fasilitas umum hingga aksi pembakaran.
“Yang kami amankan sebagian besar adalah remaja yang masih duduk di bangku sekolah,” ungkap Kapolda.
Ia juga mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam tindakan berbahaya di jalanan.
BACA JUGA:Gotong Royong Masyarakat Simpang: MUI dan Kades Kompak Perbaiki Jalan Rusak