Mobil Polisi dan Bus Layanan SIM Keliling Juga Jadi Korban Aksi Masa Balap Liar Yang Picu Kerusuhan
PALEMBANG - Kerusuhan yang terjadi pada Minggu dini hari, 31 Agustus 2025, di Palembang, tidak hanya menyasar Gedung DPRD Sumatera Selatan.
Massa juga merusak dan membakar sejumlah fasilitas di Kantor Ditlantas Polda Sumsel yang berada di Jalan POM IX.
BACA JUGA:Aksi Masa Yang Lakukan Pengerusakan di Palembang Diduga Dilakukan Geng Motor
BACA JUGA:42 Remaja Terduga Pelaku Anarkis di Palembang Jalani Pemeriksaan dan Tes Urine di Polda Sumsel
Mobil Patroli dan Bus SIM Keliling Dibakar
Aksi anarkis itu mengakibatkan dua unit mobil patroli jenis sedan milik Ditlantas Polda Sumsel hangus terbakar.
Sementara satu unit bus layanan SIM keliling mengalami kerusakan parah setelah kacanya dipecahkan massa. Tidak hanya kendaraan, bangunan parkir dan pos jaga di halaman depan pintu masuk kantor Ditlantas juga ikut dibakar.
Mobil patroli yang berada di dekat gerbang utama bahkan ludes dilalap api.
Petugas gabungan kini melakukan penjagaan ketat di lokasi Ditlantas Polda Sumsel maupun Gedung DPRD Sumsel untuk mencegah kerusuhan susulan.
BACA JUGA:Kemenag Dorong Kampung Moderasi Jadi Wadah Persatuan Antarumat Beragama
BACA JUGA:Gotong Royong Masyarakat Simpang: MUI dan Kades Kompak Perbaiki Jalan Rusak
Massa dari Balap Liar dan Geng Motor
Sebelumnya, kericuhan terjadi saat ratusan massa mendatangi kawasan Gedung DPRD Sumsel. Berdasarkan informasi, massa berjumlah sekitar 200 orang yang diduga berasal dari kelompok balap liar dan geng motor.
Mereka melakukan perusakan pagar DPRD hingga bengkok, membakar pos polisi lalu lintas, serta pos penjagaan Ditlantas Polda Sumsel.
Aksi brutal ini tidak berhenti di sana. Massa juga sempat melempari Mapolda Sumsel. Beberapa pos polisi di sekitar lokasi terbakar, sementara gedung DPRD mengalami kerusakan pada bagian pagar depan.
BACA JUGA:Realisasi Ketahanan Pangan Desa Tanjung Baru Diduga Tak Sesuai