Mahfud MD: Gaji dan Tunjangan DPR Bisa Tembus Miliaran, Rakyat Hidup Susah

Mahfud MD Angkat Bicara Soal Kontroversi Gaji dan Tunjangan Anggota DPR RI, Tembus Miliaran Rupiah. -Foto: Ist.-
JAKARTA - Polemik mengenai besaran gaji dan tunjangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI) kembali memantik perdebatan di ruang publik. Isu ini muncul setelah beredar rincian pendapatan para legislator yang disebut bisa menembus lebih dari Rp100 juta per bulan.
Tak hanya masyarakat, sejumlah tokoh nasional juga ikut memberikan kritik. Salah satunya Mahfud MD, pakar hukum tata negara sekaligus mantan anggota DPR periode 2004–2008. Ia menegaskan, jika dihitung secara menyeluruh, penghasilan anggota DPR bahkan bisa mencapai miliaran rupiah dalam setahun.
Menurut Mahfud, kondisi tersebut sangat kontras dengan realitas masyarakat yang masih banyak bergulat dengan kesulitan ekonomi, bahkan sebagian harus mencari nafkah dari sampah demi bertahan hidup.
BACA JUGA:Presiden Prabowo Instruksikan TNI-Polri: Tindak Tegas Aksi Anarkis, Pulihkan Keamanan
BACA JUGA:Sumsel United FC Segera Jalani Laga Ujicoba di Stadion JSC Palembang
Pengalaman Mahfud Saat Jadi Anggota DPR
Dalam keterangannya, Mahfud mengaku pernah merasakan langsung bagaimana besarnya fasilitas dan tunjangan yang melekat pada jabatan anggota legislatif. Sejak tahun 2004, kata dia, sejumlah pos tambahan sudah tersedia cukup besar.
Ia mencontohkan uang reses yang diberikan setiap tiga bulan bisa mencapai Rp42 juta, tunjangan pembahasan undang-undang sebesar Rp5 juta per orang, hingga biaya perjalanan dinas yang ditanggung penuh negara. “Itu baru tambahan di luar gaji resmi,” ungkapnya.
Mahfud menilai, wajar jika publik menilai gaya hidup sebagian anggota DPR terkesan berlebihan. Kritik masyarakat, menurutnya, muncul karena ketimpangan nyata antara kesejahteraan para wakil rakyat dan kondisi rakyat yang mereka wakili.
BACA JUGA:5 Pemain Sepak Bola Resmi Jadi WNI, Timnas RI Dapat Amunisi Baru
BACA JUGA:Rp20 Miliar Digelontorkan, Jembatan Muara Lawai Siap Dibangun Kembali
Rincian Gaji dan Tunjangan Anggota DPR
Berdasarkan data yang beredar, gaji pokok anggota DPR sebenarnya hanya Rp4,2 juta per bulan. Namun, jumlah tersebut hanyalah bagian kecil karena berbagai tunjangan menyumbang angka jauh lebih besar.
Beberapa di antaranya yakni tunjangan jabatan Rp9,7 juta, tunjangan beras Rp12 juta, tunjangan bensin Rp7 juta, serta tunjangan keluarga dengan rincian Rp420 ribu untuk istri dan Rp168 ribu untuk anak.
Selain itu, ada pula tunjangan komunikasi Rp15,5 juta, tunjangan kehormatan Rp5,58 juta, tunjangan peningkatan fungsi Rp3,75 juta, biaya asisten Rp2,25 juta, serta bantuan listrik dan telepon Rp7,7 juta.
Yang paling mencolok adalah tunjangan rumah sebesar Rp50 juta per bulan. Jika seluruh komponen ini dijumlahkan, total penghasilan anggota DPR dapat mencapai Rp113,3 juta setiap bulan. Jumlah itu belum termasuk dana pensiun seumur hidup dengan nominal antara Rp2,52 juta hingga Rp3,02 juta, tergantung jabatan.