Harga Bitcoin Bisa Anjlok ke US$ 58.500 Jika Gagal Bertahan di Level Kunci

Jumat 04 Apr 2025 - 16:40 WIB
Reporter : Arel Muzaki
Editor : Arel Muzaki

HARIANOKUSELATAN.ID – Harga Bitcoin (BTC) kembali menjadi sorotan setelah analis kripto populer, Titan of Crypto, menyampaikan prediksi yang cukup mengejutkan. Dalam unggahan terbarunya di media sosial X, ia memperingatkan bahwa Bitcoin bisa jatuh di bawah US$ 60.000 jika gagal mempertahankan level kunci.

Melansir dari Coingape, Titan of Crypto menyebut bahwa Bitcoin harus tetap berada di atas US$ 81.872 untuk menghindari koreksi lebih dalam. Ia juga menyoroti dua indikator teknikal penting, yakni garis rata-rata eksponensial 50 minggu (50-week EMA) dan Relative Strength Index (RSI) mingguan, yang harus tetap menjaga support-nya.

BACA JUGA:Merek Mobil Amerika yang Masih Bertahan di Indonesia

BACA JUGA:Biaya Ganti Evaporator AC Toyota Avanza 2017, Segini Kisaran Harganya

Jika Bitcoin gagal memenuhi dua syarat tersebut, maka potensi penurunan lebih lanjut bisa terjadi. Menurut grafik teknikal yang dibagikan analis, harga Bitcoin bahkan berisiko turun hingga US$ 58.500.

Dampak Ketidakpastian Global

Prediksi ini muncul setelah mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan rencana tarif balasan untuk semua negara. Langkah ini menimbulkan kekhawatiran di pasar, terutama terkait potensi perang dagang global, yang dapat menekan aset berisiko seperti kripto.

Sejak pengumuman tersebut, Bitcoin telah turun dari level tertingginya di US$ 88.000 dan kini tengah berjuang bertahan di atas US$ 80.000.

Potensi Pemulihan dalam Jangka Panjang

Meskipun prospek jangka pendek terlihat negatif, Titan of Crypto masih melihat adanya peluang pemulihan dalam beberapa bulan ke depan. Ia mengamati pola teknikal Falling Wedge, yang umumnya diikuti oleh lonjakan harga.

BACA JUGA:Copilot Kini Tersedia di Microsoft 365 Personal & Family untuk Meningkatkan Produktivitas

BACA JUGA:China Mulai Produksi Massal Baterai Nuklir Seukuran Koin yang Tahan 50 Tahun

Selain itu, ia juga menyoroti data Trueflation yang menunjukkan tanda-tanda pelemahan inflasi. Jika tren ini berlanjut, data ekonomi seperti Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Core Personal Consumption Expenditures (Core PCE) berpotensi membaik. Hal ini dapat membuka peluang rebound kuat pada Bitcoin di bulan Mei.

Prediksi dari Analis Lain

Selain Titan of Crypto, beberapa analis lain masih optimis terhadap pergerakan harga Bitcoin. Salah satunya adalah Crypto Caesar, yang memperkirakan bahwa Bitcoin bisa menembus US$ 120.000 sebagai puncak siklus saat ini.

Kategori :