6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pasang Roof Box untuk Mudik, Jangan Asal!

6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Pasang Roof Box untuk Mudik, Jangan Asal!.-Foto ;ist-

BACA JUGA:Ubisoft dan Tencent Bentuk Anak Perusahaan Baru untuk Industri Gaming

“Tempatkan barang sesuai beratnya dan jangan melebihi load index yang tertera,” kata Sony Susmana, Training Director Safety Driving Consultant Indonesia (SDCI). Terlalu banyak barang di atap mobil dapat membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan, terutama saat menikung atau menghadapi angin kencang.

5. Gaya Berkendara yang Disesuaikan

Penambahan roof box mengubah titik gravitasi kendaraan, sehingga pengemudi perlu menyesuaikan gaya berkendara. Andry Berlianto mengingatkan agar pengemudi tidak melakukan manuver zig-zag secara mendadak. “Jika melakukan zig-zag, bobot di atas bisa menggoyang mobil dan berisiko menyebabkan oleng,” jelasnya.

Sony juga menambahkan bahwa pengemudi sebaiknya lebih berhati-hati dan menghindari gaya berkendara yang agresif. Berkendara dengan stabil dan tenang dapat mengurangi risiko kecelakaan akibat perubahan aerodinamika kendaraan.

6. Kecepatan Kendaraan

Setelah memasang roof box, disarankan untuk mengurangi kecepatan sekitar 10 km/jam dari batas kecepatan normal yang ditentukan di jalur tersebut. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terpaan angin yang lebih kuat akibat adanya beban tambahan di atap kendaraan.

“Kurangi kecepatan sekitar 10 km/jam dari kecepatan yang dianjurkan rambu untuk menjaga stabilitas kendaraan,” tambah Sony.

Risiko Pasang Roof Box Sembarangan

Jika pemasangan roof box tidak dilakukan dengan benar atau barang bawaan terlalu berat, risiko yang dapat terjadi antara lain:

BACA JUGA:Mengapa Umur Mempengaruhi Kualitas Bermain Game di Usia Dewasa?

BACA JUGA:Menteri Nusron: Nuzululqur’an Momentum Meneguhkan Nilai Al-Qur’an dalam Kehidupan

Stabilitas Mobil Berkurang – Ketinggian kendaraan bertambah, menyebabkan efek body roll yang lebih besar. Akibatnya, mobil lebih rentan limbung saat menikung dan berisiko terguling.

Tarikan Mesin Lebih Berat – Roof box dapat meningkatkan hambatan angin, sehingga membuat mobil lebih sulit berakselerasi dan membutuhkan tenaga lebih besar untuk melaju dengan kecepatan tinggi.

Boros Bahan Bakar – Aerodinamika yang terganggu membuat konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros, terutama saat perjalanan jarak jauh.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan