Komisi II DPR Minta Pemda Selektif Setujui Mutasi ASN

Dr H Giri Ramanda N Kiemas, SE MM. -Foto: Dudun.-

PALEMBANG, HARIANOKUSELATAN.ID – Anggota Komisi II DPR RI, Dr. H. Giri Ramanda N Kiemas, SE, MM, mengingatkan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) tetap berkomitmen terhadap daerah tempat mereka bertugas. 

Ia menyoroti fenomena perpindahan ASN yang sering terjadi atas keinginan pribadi, yang berpotensi menghambat pelayanan publik di daerah yang ditinggalkan.

"ASN, terutama yang baru diterima, harus memiliki komitmen untuk mengabdi di wilayahnya. Jangan sering berpindah hanya demi mencari posisi yang lebih nyaman," ujar Giri Ramanda dalam acara buka puasa bersama di Sekretariat DPD PDI Perjuangan, Palembang, Sabtu (15/3).

BACA JUGA:453 Pecatur Bertarung di Turnamen Catur Ramadhan Cup 2025

BACA JUGA:Pro Player MLBB Sebut Peluang Perempuan Berinovasi di Dunia Game Menjanjikan

Ia menekankan bahwa perpindahan ASN sebaiknya didasarkan pada alasan kemanusiaan, bukan sekadar kepentingan pribadi. 

Regulasi saat ini memang mengizinkan mutasi setelah lima tahun masa tugas, namun Giri meminta agar kebijakan ini diterapkan secara selektif dan tidak disalahgunakan.

BACA JUGA:Prabowo Percepat Pembentukan Kopdes Merah Putih, Petani Tak Lagi Tergantung Tengkulak

BACA JUGA:Polisi Tangkap Pengepul Togel Hongkong di Tangerang

"Kalau sudah memilih suatu lokasi untuk mengabdi, di sanalah mereka seharusnya berkomitmen. Ini penting demi keberlanjutan pelayanan publik dan pembangunan di daerah tersebut," tegasnya.

Giri juga menyoroti dampak negatif dari mutasi ASN yang terlalu sering, seperti terganggunya kesinambungan kebijakan dan lambatnya adaptasi pegawai baru dalam memahami kebutuhan masyarakat setempat.

BACA JUGA:Dinas Lingkungan Hidup Terus Sisir Tumpukan Sampah Liar di wilayah Muaradua

BACA JUGA:Dibantu Nakes, Lapas Muaradua Terus Pantau Kesehatan Napi

Ia meminta pemerintah daerah lebih selektif dalam menyetujui mutasi ASN agar tidak kehilangan tenaga kerja berpengalaman dan kompeten. 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan