Pramono Lanjutkan Sumur Resapan Anies, Normalisasi Ciliwung Dikebut

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bakal melanjutkan pembangunan sumur resapan era Anies Baswedan untuk menanggulangi banjir. -Foto: Cahyono.-
JAKARTA, HARIANOKUSELATAN.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa program sumur resapan yang dimulai pada era kepemimpinan Anies Baswedan akan tetap dilanjutkan sebagai bagian dari upaya pengendalian banjir di ibu kota. Selain itu, ia juga akan menerapkan konsep naturalisasi saluran air untuk meningkatkan sistem drainase kota.
"Kami akan melanjutkan program naturalisasi yang pernah diterapkan di era Pak Anies, terutama di saluran-saluran kecil. Sumur resapan juga akan diperbanyak di titik-titik strategis," ujar Pramono pada Minggu, 9 Maret 2025.
Menurutnya, proyek ini dirancang agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat, terutama yang berkaitan dengan lalu lintas dan penggunaan jalan.
"Prinsipnya, program ini harus berjalan tanpa menghambat mobilitas warga. Kita pastikan pengerjaannya dilakukan dengan perencanaan yang matang," tambahnya.
BACA JUGA:KPU OKI Surati Kejari Terkait Komisioner yang Jadi Tersangka Korupsi
BACA JUGA:PSU Empat Lawang Digelar 19 April, ahapan Kampanye Segera Dimulai
Normalisasi Sungai Ciliwung Dikebut
Selain sumur resapan dan naturalisasi saluran air, Pemprov DKI Jakarta juga mempercepat normalisasi Sungai Ciliwung sebagai langkah pengendalian banjir jangka menengah. Normalisasi ini akan difokuskan di tiga wilayah utama, yakni:
Pengadegan, Jakarta Selatan
Bidara Cina, Jakarta Timur
Cawang, Jakarta Timur
BACA JUGA:Liverpool Dekati Milos Kerkez, Siap Tebus Rp 841 Miliar dari Bournemouth
BACA JUGA:242 Gol! Mohamed Salah Lampaui Legenda Liverpool Gordon Hodgson
Untuk mendukung proyek ini, pemerintah daerah akan melakukan pembebasan lahan di kawasan yang terdampak. Berdasarkan data dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, luas lahan yang akan dibebaskan mencakup: