Untuk Pembinaan, Lapas Kelas IIB Muaradua Giatkan Pengajian

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Muaradua terus berupaya memberikan pembinaan spiritual bagi narapidana. -Foto: Hamdal Hadi/Harian OKU Selatan.-

MUARADUA, HARIANOKUSELATAN.ID -  Dalam rangka bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muaradua terus berupaya memberikan pembinaan spiritual bagi narapidana.

Salah satunya, menggalakan pengajian bagi para Napi sebagai bagian dari upaya mempersiapkan mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa hukuman.

BACA JUGA:Pemda OKU Selatan Tindak Lanjuti Tambang Galian Pasir Ilegal

BACA JUGA:Sekda Ikuti Rakor Pemberantasan Korupsi Bersama KPK RI

Salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan adalah pembinaan kerohanian dengan kegiatan mengaji.

Kegiatan mengaji ini dilaksanakan secara rutin dengan tujuan agar para narapidana dapat memperdalam pengetahuan agama dan meningkatkan keimanan.

BACA JUGA:Ethiopia Tegaskan Kedaulatan Tigray di Tengah Aspirasi Kemerdekaan

BACA JUGA:Jembatan Gantung di Negeri Sakti Ambruk Diterjang Air Sungai Komering

Selain itu, pembinaan kerohanian ini diharapkan dapat membimbing mereka untuk memperbaiki perilaku dan mental, sehingga ketika mereka kembali ke masyarakat, mereka dapat menjadi individu yang lebih baik dan bermanfaat.

Kepala Lapas Muaradua, Hero Sulistiyono dalam keterangannya, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program rehabilitasi sosial yang dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang ajaran agama.

BACA JUGA:Pemkab OKU Selatan Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi 2025 Bersama KPK RI

BACA JUGA:Yohana Yuda Yanti Abusama Dilantik sebagai Ketua TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda OKU Selatan 2025-2030

"Kami berharap dengan adanya pembinaan kerohanian ini, narapidana bisa lebih sadar dan bisa memperbaiki kesalahan yang telah dilakukan serta memulai hidup baru dengan penuh harapan dan semangat positif," ujarnya.

Dengan adanya berbagai program pembinaan ini, Lapas Muaradua berharap dapat menciptakan perubahan positif bagi para narapidana, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik, baik dari segi spiritual, moral, maupun keterampilan," tandasnya. (Dal)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan