Paslon 02 di Pilwakot Palembang Laporkan Tuduhan Dukungan 'Pelangi

Prima Salam laporkan akun medsos yang tuduhnya dukung 'Pelangi' ke polisi. Isu sensitif ini merusak nama baik, langkah hukum diambil untuk memberi pelajaran bijak dalam bermedsos. -Foto: Ist.-
PALEMBANG, HARIANOKUSELATAN.ID - Pasangan Calon Walikota dan Wakil Walikota Palembang, Ratu Dewa dan Prima Salam (Paslon 02), mengambil langkah tegas terhadap tuduhan mendukung kelompok 'Pelangi' yang beredar di media sosial.
Kuasa hukum Prima Salam, Rilo Budiman, SH, mengungkapkan bahwa laporan resmi telah diajukan ke pihak kepolisian pada Jumat, 29 November 2024, terkait unggahan video di media sosial yang mengaitkan warna pakaian paslon 02 dengan simbol komunitas tertentu.
"Kami melaporkan hal ini sebagai upaya memberikan edukasi kepada masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, terutama dalam menyebarkan informasi yang bisa merusak nama baik," ujar Rilo.
BACA JUGA:MU Incar Son Heung-min, Ruben Amorim Tertarik Tambah Kedalaman Skuad
BACA JUGA:Kemnaker Tetapkan Aturan Kenaikan UMP dan UMK 2025 Sebesar 6,5 Persen
Isi Tuduhan
Dalam video yang beredar, narasi menyebutkan bahwa warna-warni pakaian yang dikenakan Paslon 02 menyerupai warna yang sering diasosiasikan dengan komunitas 'Pelangi'.
"Lihat warna di baju paslon 02, kok warna-warni? Sama seperti kaum pelangi," demikian narasi yang menyertai video tersebut.
Rilo menegaskan, tuduhan ini sangat merugikan kliennya dan berpotensi mencoreng reputasi serta martabat Paslon 02 di tengah kompetisi Pilwakot Palembang.
"Kami telah menyerahkan seluruh barang bukti kepada pihak berwenang, termasuk tangkapan layar dan video, untuk mendukung proses hukum yang sedang berjalan," tambahnya.
BACA JUGA:Terendah Sepanjang Sejarah, Partisipasi di Pilkada Jakarta hanya 58 Persen
BACA JUGA:Nice Incar Paul Pogba, Peluang Kembali ke MU Tetap Terbuka
Isu Sensitif di Tengah Pilkada
Kasus ini mencuat di tengah suasana Pilwakot Palembang yang sensitif terhadap berbagai isu negatif yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat. Tuduhan seperti ini dinilai mampu memengaruhi jalannya kompetisi, sehingga langkah hukum dianggap perlu untuk menjaga kredibilitas dan integritas kandidat.
Rilo berharap masyarakat semakin bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Paslon 02 juga meminta dukungan dari seluruh pendukung untuk tetap menjaga ketenangan dan fokus pada kampanye positif.