Progres Tol Palembang–Betung Seksi 3 Capai 21 Persen, Perjalanan Hanya 10 Menit

Penampakan Jalan Tol Palembang-Betung yang kini progresnya mencapai 21 persen per Juli 2025. -Foto: Ist.-
PALEMBANG - PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terus menggenjot pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), khususnya ruas Palembang–Betung Seksi 3 sepanjang 14 kilometer yang menghubungkan Pangkalan Balai hingga Betung, Sumatera Selatan.
Per Juli 2025, progres pembangunan jalan tol ini sudah mencapai 21 persen. Ruas yang tengah dikerjakan meliputi konstruksi mainroad, pileslab, overpass, hingga jembatan underpass.
BACA JUGA:Peringati Hari Lahir, Kejari OKU Selatan Santuni Anak Yatim
BACA JUGA:Jelajah Budaya, Pihak Kampus UIN Palembang Sambangi Pemkab OKUS
Wujud Nyata Komitmen Menyediakan Infrastruktur Yang Berkualitas
Direktur Operasi III HKI, Aditya Novendra Jaya, mengatakan proyek ini tidak sekadar menghadirkan jalan tol, tetapi juga menjadi wujud nyata komitmen perusahaan menyediakan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami menggunakan teknologi digital seperti Building Information Modelling (BIM) dan electricity density gauge (EDG) untuk memastikan pekerjaan lebih akurat dan sesuai standar,” jelasnya.
Selain itu, HKI juga memanfaatkan load scanner dan metode fotogrametri untuk pengukuran volume material, sehingga pengerjaan dapat lebih efisien.
BACA JUGA:Polisi Bantu Petani Tingkatkan Produk Ketahanan Pangan
BACA JUGA:Lapas Muaradua Ikuti Sosialisasi Penindakan Gangguan Keamanan
Tantangan Tanah Rawa dan Solusi Teknis
Salah satu kendala terbesar pembangunan tol ini adalah kondisi tanah rawa di sejumlah titik. Untuk mengatasinya, HKI menerapkan konstruksi pile slab dengan kombinasi pondasi tiang spun pile dan bore pile. Metode ini dipilih agar struktur jalan tetap stabil meski berdiri di atas tanah lunak.
“Dengan teknik ini, jalan tol tidak hanya aman digunakan, tetapi juga lebih tahan lama meski berada di area rawa,” tambah Aditya.
BACA JUGA:Pengadilan AS Nilai Sebagian Besar Tarif Trump Ilegal
BACA JUGA:PBB Mengecam Rencana Pemukiman E1 Israel
Manfaat Sosial dan Ekonomi untuk Masyarakat
Selain manfaat dari segi transportasi, proyek tol ini turut membawa dampak sosial ekonomi bagi warga sekitar. Sekitar 50 persen tenaga kerja yang terlibat berasal dari masyarakat lokal. Kehadiran ribuan pekerja di kawasan proyek juga ikut menggerakkan ekonomi setempat melalui aktivitas konsumsi harian.