Jelajah Budaya, Pihak Kampus UIN Palembang Sambangi Pemkab OKUS

Pihak Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang sambangi Pemedintah Kabupaten OKUS pada, Jum'at, 29 Agustus 2025. -Foto: Hamdal Hadi/Harian OKU Selatan.-
MUARADUA - Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) pada Jumat, 29 Agustus 2025.
Agenda ini digelar dalam rangka jelajah budaya sekaligus penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara kedua belah pihak.
Rombongan dari Fakultas Adab dan Humaniora UIN Raden Fatah dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Endang Rochmiatun, bersama sejumlah civitas akademika.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan OKU Selatan, Permiadi Haikal, S.Sos., MM., didampingi para kepala bidang dan perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) OKU Selatan, Reza Fahlefi, S.Pd., MM.
BACA JUGA:Polisi Bantu Petani Tingkatkan Produk Ketahanan Pangan
BACA JUGA:Lapas Muaradua Ikuti Sosialisasi Penindakan Gangguan Keamanan
Fokus pada Pelestarian Budaya dan Riset
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas peluang kerja sama dalam pelestarian budaya, pengembangan riset, serta sinergi kegiatan akademik dengan potensi wisata dan kearifan lokal yang ada di OKU Selatan.
Prof. Endang Rochmiatun menilai, kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah.
Menurutnya, MoA ini menjadi wadah penting untuk menjaga sekaligus mengenalkan budaya lokal kepada generasi muda agar tetap lestari.
BACA JUGA:Pengadilan AS Nilai Sebagian Besar Tarif Trump Ilegal
BACA JUGA:PBB Mengecam Rencana Pemukiman E1 Israel
Apresiasi dari UIN Raden Fatah
Prof. Endang juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemkab OKU Selatan. Ia berharap kerja sama ini bisa berjalan berkesinambungan dan menghasilkan manfaat nyata, baik bagi dunia akademik maupun masyarakat.
“Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat riset, tetapi juga membuka ruang bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari kearifan lokal masyarakat OKU Selatan,” ujarnya.