Diaspora Indonesia di Seattle Dukung Digitalisasi Pendidikan Nasional

--

IKLAN UMROH

Seattle: Diaspora Indonesia di Seattle, Amerika Serikat (AS), berkomitmen untuk mendukung digitalisasi pendidikan dan pelayanan publik di Tanah Air. Ini terungkap saat Konsulat Jenderal RI (KJRI) San Francisco berdialog dengan komunitas diaspora profesional di kota tersebut.

 

Pada tahap awal, hal ini diwujudkan dengan hibah 100 laptop canggih untuk sejumlah lembaga pendidikan di Indonesia. Presiden Give To Indonesia Foundation, Dias Gotama, mengatakan bantuan ini bukan sekadar donasi.

 

“Ini sekaligus menegaskan diaspora sebagai kekuatan berharga yang menjembatani Indonesia dengan dunia,” ujarnya, Jumat (29/8/2025) WIB. Pihak pertama di Indonesia yang menerima bantuan tersebut adalah Yayasan Hoshizora dari Yogyakarta.

 

Ini sebuah lembaga nirlaba yang berkomitmen mendukung sektor pendidikan nasional dengan fokus pada pengembangan ekosistemnya. Misalnya dengan pemberian beasiswa pendidikan, pelatihan guru, dan pendampingan orang tua.

 

Seattle merupakan salah satu titik tumpu kekuatan diaspora Indonesia di kawasan barat laut AS. Kota itu juga menjadi kantor pusat sejumlah perusahaan teknologi kelas dunia seperti Microsoft, Amazon, dan Boeing.

 

Di sana terdapat dua komunitas diaspora Indonesia yaitu Indonesian Professional Association (IPA) Seattle dan Give To Indonesia Foundation. “Melalui integrasi profesional, budaya, dan inovasi, komunitas diaspora di Seattle telah memainkan peran strategis,” kata Dias.

 

Konjen RI San Francisco, Yohpy Ichsan Wardana, mengatakan diaspora berperan penting bagi diplomasi teknologi dalam membantu pembangunan nasional. “Mereka perlu terus diberdayakan untuk memberi manfaat nyata bagi negara meskipun jauh dari Tanah Air,” ujarnya.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan