Harga Bitcoin dan Kripto Anjlok Setelah Pengumuman Kebijakan Tarif Impor oleh Trump (3/4/2025)

Harga Bitcoin dan Kripto Anjlok Setelah Pengumuman Kebijakan Tarif Impor oleh Trump (3/4/2025).-Foto ;ist-

HARIAOKUSELATAN.ID - Pasar saham dan mata uang kripto mengalami penurunan tajam pada Rabu, 2 April 2025, setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan kebijakan tarif impor besar-besaran terhadap 185 negara. Keputusan ini diumumkan dalam acara 'Make America Wealthy Again' dan langsung memicu reaksi negatif di pasar.

Tarif Resiprokal Baru: Dampak Terhadap Pasar

Trump mengumumkan tarif dasar sebesar 10% untuk semua barang impor, dengan beberapa negara menghadapi tarif yang lebih tinggi. Misalnya, China dikenakan tarif 34% dan Uni Eropa 20%. Kebijakan ini dikenal sebagai 'Tarif Resiprokal', yang berarti tarif Amerika akan disesuaikan agar sebanding atau lebih rendah daripada tarif yang dikenakan oleh negara lain terhadap barang-barang Amerika.

BACA JUGA:XRP Menghadapi Resistensi, Volume Perdagangan Naik

BACA JUGA:Ciri-ciri Mobil Bekas Terendam Banjir: Cek Sabuk Pengaman-Karet Pintu

Penurunan Pasar Saham dan Kripto

Pengumuman tarif ini langsung memicu kepanikan di kalangan investor. Dalam waktu hanya 15 menit setelah pengumuman, nilai pasar S&P 500 menyusut lebih dari US$ 2 triliun, dan indeks Nasdaq 100 sempat turun hampir 900 poin sebelum sedikit pulih. Sampai pukul 20:45 waktu setempat, Dow Jones turun 1,26%, S&P 500 melemah 1,16%, dan Nasdaq 100 turun 1,20%.

Tak hanya pasar saham, mata uang kripto juga ikut tertekan. Bitcoin turun sekitar 2,3% ke kisaran US$ 83.200, sedangkan Ethereum merosot 4,5% menjadi US$ 1.817.

Ketidakpastian Pasar Membuat Investor Menarik Diri

CEO Asymmetric, Joe McCann, mengatakan bahwa saat ini hampir tidak ada alasan bagi investor untuk memegang aset berisiko seperti kripto. Pasar kripto kini sepenuhnya mengikuti arah pasar global, yang tengah dilanda ketidakpastian akibat kebijakan tarif ini. Kenaikan ekspektasi inflasi dan potensi dampak negatif pada pertumbuhan ekonomi semakin memperburuk sentimen pasar.

BACA JUGA:Ingin Istirahat, Tapi Rest Area Membludak saat Arus Balik? Ini Tipsnya

BACA JUGA:Sering Lakuin Kebiasaan Ini? Awas, Mobil Matic Jadi Cepat Rusak!

Reaksi Politik di Washington

Di Washington, sejumlah politisi mulai bereaksi terhadap kebijakan tarif ini. Senator Tim Kaine mengajukan resolusi untuk mencabut kewenangan darurat Trump dalam menetapkan tarif terhadap Kanada. Beberapa senator dari Partai Republik, seperti Rand Paul dan Mitch McConnell, menyatakan dukungan terhadap kebijakan tersebut. Namun, peluang resolusi ini lolos di DPR masih kecil karena mayoritas anggota DPR dikuasai oleh Partai Republik, dan kemungkinan besar Trump akan memveto keputusan tersebut.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan