Game Mecharashi Digugat oleh Square Enix, Ada Apa?

Game Mecharashi Digugat oleh Square Enix, Ada Apa?.-Foto ;ist-
HARIANOKUSELATAN.ID – Genre game mecha, dengan robot-robot keren dan pertarungan menegangkan, telah menjadi favorit di kalangan gamer. Salah satu game mecha terbaru yang akan hadir adalah Mecharashi, yang dibuat oleh BlackJack Studio dan dipublikasikan oleh HK Ten Tree Limited untuk wilayah Amerika Serikat. Meskipun belum dirilis, Mecharashi kini sedang mengalami masalah hukum yang melibatkan perusahaan besar Square Enix.
Kronologi Game Mecharashi Digugat oleh Square Enix
Pada 27 Maret 2025, BlackJack Studio dan HK Ten Tree Limited mengumumkan melalui situs resmi mereka bahwa mereka telah menerima gugatan dari Square Enix. Gugatan ini berawal dari tuduhan bahwa HK Ten Tree Limited telah menggunakan aset dari proyek Square Enix yang dibatalkan sebelumnya, yaitu Front Mission 2089: Borderscape.
BACA JUGA:Tim Hukum Ridwan Kamil Siapkan Laporan Hukum atas Dugaan Fitnah
BACA JUGA:Operasi Pasar LPG 3 Kg Digelar di Tujuh Kecamatan OKU Selatan
Selain itu, Square Enix juga mengklaim bahwa BlackJack Studio, yang sebelumnya pernah bekerja sama dalam proyek Borderscape, telah menggunakan aset milik Square Enix untuk pembuatan Mecharashi.
Pada 13 Maret 2025, Square Enix meminta pengadilan untuk menghentikan peredaran Mecharashi di Amerika Serikat hingga aset yang dianggap melanggar hak cipta diganti atau dihapus oleh HK Ten Tree Limited. Mereka juga menuntut ganti rugi sebesar $150.000 per pelanggaran hak cipta.
Foto berikut menunjukkan bukti yang mengklaim adanya persamaan aset antara Front Mission 2089: Borderscape yang dibatalkan (kiri) dan Mecharashi (kanan), yang dianggap melanggar hak cipta oleh Square Enix.
BACA JUGA:Gubernur Sumsel H. Herman Deru Gelar Open House Idul Fitri di Griya Agung
BACA JUGA:Minim Tempat Sampah, Warga Suka Maju Berharap Ada Penyediaan Tempat Sampah
Tanggapan dari HK Ten Tree Limited
Menghadapi gugatan ini, HK Ten Tree Limited memberikan tanggapan bahwa mereka sangat menghargai kreativitas dan hak cipta, serta berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini secara profesional. Mereka menyatakan siap mengganti beberapa aset yang dipermasalahkan, seperti ikon item dan elemen visual lain yang dianggap melanggar hak cipta.
BACA JUGA:Harga XRP dan DOGE Memanas dan MTAUR Mempunyai Momentum
BACA JUGA:Cuaca Sedang Tidak Bersahabat, Waspada Flu dan Batuk!