Sir Jim Ratcliffe Buat Pengakuan, Ungkap Manchester United di Ambang Kebangkrutan

Manchester United diakui Sir Jim Ratcliffe di ambang bangkrut jika tidak menerapkan perubahan di klub saat ini. -Foto: Manchester United.-
JAKARTA, HARIANOKUSELATAN.ID - Pemilik baru Manchester United, Sir Jim Ratcliffe (SJR), mengungkapkan kondisi keuangan klub dalam situasi kritis dan berada di ambang kebangkrutan. Dalam wawancara dengan BBC, Ratcliffe mengakui bahwa keuangan MU dalam beberapa musim terakhir tidak sehat akibat pengeluaran besar tanpa perencanaan yang matang.
Salah satu faktor utama adalah pembelian pemain dengan harga tinggi dan gaji pemain yang sangat besar. Contohnya adalah transfer Paul Pogba dari Juventus, yang mencapai lebih dari Rp 1,2 triliun. Selain itu, dalam satu dekade terakhir, MU menjadi klub dengan gaji pemain tertinggi di Liga Inggris.
Ratcliffe juga menyoroti jumlah karyawan MU yang terlalu banyak dengan gaji tinggi, termasuk keberadaan seorang konsultan bahasa tubuh dengan gaji £175 ribu per tahun (Rp 3,5 miliar). Oleh karena itu, ia telah mengambil langkah merumahkan sejumlah karyawan untuk menyehatkan keuangan klub.
BACA JUGA:Judi Online Kian Marak, GoPay dan Pemerintah Bentuk Aliansi
BACA JUGA:Terkait Dugaan Korupsi BPD Jabar, KPK Segera Panggil Ridwan Kamil
Perubahan Besar di MU
Ratcliffe menegaskan bahwa MU sedang dalam periode perubahan besar untuk mengatasi masalah internal yang menghambat kemajuan klub. Salah satu perhatian utama adalah kurangnya investasi dalam infrastruktur, termasuk pusat latihan yang tidak mengalami peningkatan selama bertahun-tahun.
"Kurang lebih, kami sedang berada di posisi yang kami perkirakan. Situasinya sangat menantang karena banyak hal yang perlu diperbaiki," ujarnya.
Ia juga menyoroti bahwa sejak Sir Alex Ferguson pensiun, MU belum mencapai level yang diharapkan. Sementara klub-klub rival terus berkembang, MU justru terjebak dalam manajemen yang tidak efisien.
"Saat ini kami berada dalam masa perubahan. Tidak ada yang nyaman dengan perubahan, tetapi itu perlu dilakukan," tambahnya.
BACA JUGA:MTs Negeri 01 OKU Selatan Gelar Pesantren Kilat
BACA JUGA:Pemda OKU Selatan Asistensi Penyusunan Peraturan Jabatan
MU di Ambang Kebangkrutan?
Ketika ditanya apakah menyesal telah membeli sebagian saham MU, Ratcliffe menegaskan tidak. Namun, ia mengakui tidak menyangka kondisi keuangan klub seburuk ini.