Bitcoin Turun Meski Ada Harapan dari KTT Kripto Gedung Putih

Bitcoin Turun Meski Ada Harapan dari KTT Kripto Gedung Putih.-Foto ;ist-
HARIANOKUSELATAN.ID - Harga Bitcoin (BTC) mengalami penurunan 2% dalam sehari setelah pembukaan pasar Wall Street. Meskipun sempat menyentuh US$ 93.000, Bitcoin gagal mempertahankan kenaikannya akibat minimnya dorongan dari investor.
Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Bitcoin:
KTT Kripto Gedung Putih tidak memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pasar.
BACA JUGA:Ethereum dan XRP Mulai Alami Kenaikan, Bagaimana dengan Kripto Baru Ini?
BACA JUGA:MG Comet EV Dibanderol Rp 90 Jutaan, Kapan Masuk Indonesia?
Spekulasi mengenai cadangan kripto yang didukung pemerintah Amerika belum membangkitkan antusiasme investor.
Analis Justin Bennet memperkirakan Bitcoin bisa turun hingga US$ 78.000 dan telah mengambil posisi short di US$ 91.000.
Sebaliknya, analis Crypto Fella optimis bahwa Bitcoin bisa menembus level resisten dan melanjutkan tren bullish.
BACA JUGA:Honda CUV e: Motor Listrik Super Irit, Kalahkan BeAT dalam Biaya Operasional!
BACA JUGA:Advan Gandeng Darbotz, Hadirkan Laptop dengan Sentuhan Seni
Data Pengangguran AS dan Potensi Pemangkasan Suku Bunga
Berita ekonomi dari Amerika Serikat turut memengaruhi pasar kripto:
Kenaikan klaim pengangguran memicu spekulasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga.
Suku bunga telah turun 60 basis poin dalam enam minggu terakhir, yang berpotensi menguntungkan aset berisiko seperti Bitcoin.