Bongkar Mafia Minyak! Kejagung Gerebek Terminal BBM Tanjung Gerem

Kejagung menggeledah kantor fuel terminal Tanjung Gerem, Kecamatan Grogor, Cilegon, Banten terkait kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah Pertamina. -Foto: Anisha Aprilia.-
JAKARTA, HARIANOKUSELATAN.ID - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor fuel terminal Tanjung Gerem, Kecamatan Grogol, Cilegon, Banten, pada Jumat, 28 Februari 2025. Penggeledahan ini terkait dengan dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah oleh Subholding Pertamina.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Harli Siregar, mengonfirmasi bahwa penggeledahan dimulai sejak pukul 10.30 WIB. "Saat ini tim penyidik masih berada di lokasi untuk mengumpulkan bukti tambahan yang diperlukan dalam penyelidikan kasus ini," ujar Harli.
BACA JUGA:Kasasi Ditolak, SYL Tetap Dipenjara 12 Tahun dan Wajib Bayar Rp44 Miliar atau Tambah 5 Tahun Bui
BACA JUGA:Dinas Damkar Minta Sinergitas Semua Elemen Dalam Menanggulangi Kebakaran
Meski demikian, Harli belum dapat merinci barang bukti yang telah diamankan dalam penggeledahan tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penggeledahan selesai.
Sembilan Tersangka Korupsi Minyak Mentah
Kasus dugaan korupsi ini telah menyeret sembilan orang sebagai tersangka, terdiri dari enam pejabat PT Pertamina Patra Niaga dan tiga pihak swasta. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus, Abdul Qohar, menjelaskan bahwa mereka terlibat dalam penyimpangan tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina dalam kurun waktu 2018-2023.
BACA JUGA:Napi Muaradua Kembali Mendapatkan Pelayanan Kesehatan
BACA JUGA:Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Kunjungi Puskesmas Muaradua
Berikut daftar lengkap para tersangka:
Riva Siahaan – Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
Sani Dinar Saifuddin – Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.
Yoki Firnandi – Direktur Utama PT Pertamina Internasional Shipping.
Agus Purwono – VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina Internasional.