Polisi Larang Musik Remix dan Konvoi di Malam Tahun Baru

Wakapolres Ogan Ilir, KOMPOL Helmi Ardiansah, memimpin apel khusus jelang perayaan tahun baru 2025.- Foto: Ist.-

OGAN ILIR, HARIANOKUSELATAN.ID  - Warga Kabupaten Ogan Ilir diimbau untuk menghindari musik remix dan hiburan berlebihan saat merayakan malam pergantian tahun baru 2025. 

Imbauan ini disampaikan oleh pihak kepolisian guna menghindari potensi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama perayaan tersebut.

BACA JUGA:Aksi Vandalisme di Palembang Terekam CCTV, Satpol PP Buru Pelaku

BACA JUGA:Sepanjang 2024, BNNK OKI Rehabilitasi 37 Pecandu Narkotika

Menjelang pergantian tahun 2024 ke 2025, Polres Ogan Ilir menggelar apel khusus sebagai bagian dari persiapan pengamanan malam tahun baru. 

Apel ini dipimpin oleh Wakapolres Ogan Ilir, Kompol Helmi Ardiansah, pada Senin, 30 Desember 2024, di halaman Mapolres Ogan Ilir, dan diikuti oleh seluruh personel serta Pejabat Utama (PJU) Polres Ogan Ilir.

BACA JUGA:Hasil Audit Dana Kampanye Pilgub Sumsel 2024: MataHati Terbesar, ERA Terendah

BACA JUGA:KPU OKU Timur Pastikan Penetapan Pasangan Terpilih Januari 2025

Dalam arahannya, Wakapolres Helmi menekankan pentingnya peran polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan tahun baru. 

Ia meminta agar seluruh personel segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pengamanan berjalan lancar, terutama pada kegiatan seperti pawai keliling, hiburan musik, dan aktivitas masyarakat lainnya.

BACA JUGA:DPW PBB Sumsel Siapkan Strategi Kembalikan Kejayaan Partai

BACA JUGA:Jakarta Pertamina Enduro Siap Taklukkan Proliga 2025

Kompol Helmi juga mengingatkan warga untuk menghindari kegiatan hiburan yang berlangsung hingga larut malam serta penggunaan musik remix dan konvoi kendaraan bermotor, terutama yang melibatkan anak-anak, karena hal tersebut berpotensi membahayakan keselamatan. 

"Kita harus memastikan setiap kegiatan masyarakat berjalan aman dan terkendali," tegasnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan