Belarus Dukung FTA Indonesia dengan Uni Ekonomi Eaurasia

--

IKLAN UMROH

Jakarta:Belarus mendukung sepenuhnya pembentukan kawasan perdagangan bebas antara Indonesia-Uni Ekonomi Eurasia (I-EAEU FTA). Dukungan itu diberikan di saat Belarus yang saat ini menjadi Ketua EAEU pada tahun 2025. 

 

“Kami sepenuhnya mendukung pembentukan FTA antara Uni Ekonomi Eurasia dan Indonesia. Kami berharap perjanjian FTA dengan Indonesia dapat ditandatangani pada masa kepemimpinan Belarus di Uni Ekonomi Eurasia tahun ini,” kata Duta Besar Belarus untuk Indonesia, Raman Ramanouski saat peringatan Hari Nasional ke-81 Belarus, Kamis (28/8/2025) malam di bilangan Jakarta Pusat.

 

Dubes Raman menilai, dengan adanya FTA antar kedua kawasan itu akan memaksimalkan keuntungan dari perdagangan baru setelah terbentuk. Ia menambahkan, utamanya kesepakatan itu akan memberikan dampak positif dalam memperkuat hubungan antara pelaku bisnis. 

 

“Sudah saatnya bagi pemerintah kita untuk mencari cara memaksimalkan keuntungan yang akan diperoleh dari perdagangan baru setelah terbentuk. Kemudian, mengembangkan kontak antara pelaku bisnis Belarus dan Indonesia, dan terlibat dalam proyek kemitraan strategis,” ucapnya. 

 

Sebelumnya, Indonesia dan EAEU telah mengumumkan penyelesaian perundingan I-EAEU FTA di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (SPIEF) ke-28 pada Juni 2025. Pengumumannya dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Menteri Perdagangan Komisi EAEU Andrey Slepnev. 

 

Kesepakatan itu diumumkan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin seusai pertemuan bilateral, di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg 19 Juni 2025. Sehingga, hal tersebut menandai babak baru dalam kerja sama ekonomi Indonesia dan negara-negara anggota EAEU, yakni Armenia, Belarus, Kazakhstan, Kyrgyzstan, dan Rusia. 

 

Dilansir laman kemenko perekonomian sejak diluncurkan Desember 2022, telah dilakukan sebanyak lima kali putaran perundingan dan berbagai pertemuan intersesi. Tim Perunding Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan