HARIANOKUSELATAN.ID - Berencana mudik menggunakan mobil pribadi? Jangan lupa untuk membawa ban cadangan. Ban cadangan atau ban serep sangat penting untuk keadaan darurat, seperti jika salah satu ban utama mengalami kebocoran. Lalu, bagaimana cara menyiapkan ban cadangan mobil yang benar untuk perjalanan mudik?
"Keselamatan berkendara bukan hanya soal cara mengemudi, tetapi juga kesiapan menghadapi situasi darurat di jalan. Ban utama sebaiknya segera diganti dengan ban serep jika mengalami kebocoran yang tidak bisa ditambal, dinding ban sobek atau benjol, serta jika tekanan angin turun drastis secara tiba-tiba.
BACA JUGA:BUPATI OKU SELATAN SHOLAT IDUL FITRI BERSAMA WARGA DI MASJID AGUNG AL MUHTADIN MUARADUA
BACA JUGA:Tiru TikTok, Instagram Hadirkan Fitur Fast Forward untuk Video Reels
Selain itu, jika tapak ban sudah aus hingga kedalamannya kurang dari 1,6 mm, ban kehilangan daya cengkeramnya dan berisiko selip, terutama di jalan basah. Dalam situasi seperti ini, ban serep menjadi solusi darurat yang memungkinkan pengendara melanjutkan perjalanan dengan aman," jelas Apriyanto Yuwono, National Sales Manager (PCR) Passenger Car Radial Hankook Tire Sales Indonesia.
Berikut adalah cara menyiapkan ban cadangan mobil yang benar:
Periksa Tekanan Angin
Tekanan udara pada ban serep harus tetap sesuai standar agar siap digunakan secara optimal. Karena jarang digunakan, tekanan angin ban serep bisa berkurang hingga 3% per bulan. Sebaiknya, periksa tekanan setiap bulan dan isi 5-10 psi di atas standar.
BACA JUGA:Diskon Listrik 50 Persen, Pemerintah Kucurkan Rp 13,6 Triliun
BACA JUGA:Samsung Galaxy Tab S10 FE Series Diam-diam Dirilis, Segini Harganya
Bersihkan Secara Rutin
Ban serep yang jarang diakses, terutama yang disimpan di bawah sasis, seringkali tertutup debu dan kotoran. Sebaiknya, bersihkan ban serep dan peleknya secara rutin, setidaknya sebulan sekali, untuk mencegah karat dan kerusakan akibat binatang liar seperti tikus.
Periksa Kondisi Tapak Ban
Periksa tapak ban serep secara rutin untuk memastikan tidak ada kerusakan fisik seperti retak atau sobek. Jika kedalaman tapak ban sudah kurang dari setengah koin atau ujung jari, itu tandanya tapak sudah menipis dan perlu diganti. Ban yang sudah aus dapat kehilangan daya cengkeram dan meningkatkan risiko selip.
BACA JUGA:Google Akan Mengembangkan Android Secara Tertutup, Namun Tetap Open Source