Helldivers 2 Tidak Bisa Dimainkan di CPU Lama, Pemain Protes

Selasa 01 Apr 2025 - 20:36 WIB
Reporter : Arel Muzaki
Editor : Arel Muzaki

HARIANOKUSELATAN.ID  – Banyak pemain Helldivers 2 mengeluhkan bahwa mereka tidak lagi bisa memainkan game ini akibat persyaratan perangkat keras yang lebih ketat. Pengembang Arrowhead Game Studios dan publisher Sony kini mewajibkan prosesor yang mendukung Advanced Vector Extensions 2 (AVX2), sebuah fitur yang umumnya hanya tersedia di prosesor yang dirilis sejak 2013.

Sebelumnya, meskipun persyaratan ini sudah tertulis dalam spesifikasi minimum, banyak pemain masih bisa menjalankan game tanpa kendala. Namun, setelah pembaruan terbaru, Helldivers 2 kini benar-benar memblokir CPU yang tidak mendukung AVX2, menyebabkan sejumlah besar pemain tidak dapat mengakses game yang telah mereka beli.

BACA JUGA:Prince of Persia: The Lost Crown Akan Hadir di Mobile

BACA JUGA:Sholat Idul Fitri 1446 H di OKU Selatan Berlangsung Khidmat, Bupati Gelar Open House

Gelombang Keluhan dari Pemain

Di komunitas Helldivers 2 di Discord, banyak pemain mengungkapkan rasa frustrasi mereka terhadap kebijakan ini. Salah satu pemain yang telah menghabiskan lebih dari 600 jam di dalam game menyatakan keinginannya untuk mengajukan refund karena mendadak tidak dapat bermain lagi.

Alih-alih menenangkan situasi, beberapa moderator di server Discord justru memperkeruh keadaan dengan mengejek para pemain yang terdampak. Salah satu moderator bahkan menyatakan bahwa para pemain seharusnya menyadari bahwa prosesor berusia 13 tahun sudah dianggap usang.

Namun, tidak semua pemain yang terdampak memiliki pilihan untuk segera mengganti perangkat mereka. Beberapa di antaranya menggunakan laptop dengan prosesor non-upgradable, sementara yang lain harus mengganti motherboard terlebih dahulu sebelum bisa memasang CPU yang lebih baru.

BACA JUGA:Bupati dan Wakil Bupati OKU Selatan Gelar Halal Bihalal Idulfitri 1446 H

BACA JUGA:Beri Kesempatan Warga Binaan Kumpul Keluarga, Lapas di OKU Selatan Buka Layanan Kunjungan Idul Fitri

Arrowhead Berusaha Menanggapi Masalah Ini

Menyusul lonjakan protes, community manager Arrowhead Game Studios, yang dikenal sebagai Baskinator, akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi. Ia meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami para pemain dan menyatakan bahwa tim pengembang sedang mencari solusi terkait persyaratan AVX2 ini.

“Kami sedang berusaha mencari cara untuk mengatasi masalah ini. Terima kasih atas kesabaran kalian, dan kami meminta maaf atas segala kesulitan yang terjadi,” ujar Baskinator dalam pernyataannya.

Sony dan Kebijakan Kontroversial di PC

Ini bukan pertama kalinya kebijakan Sony dalam perilisan game di PC menuai kritik. Sebelumnya, perusahaan sempat mewajibkan pemain PC untuk menggunakan akun PlayStation Network (PSN) dalam game mereka. Namun, kebijakan tersebut akhirnya dibatalkan setelah mendapat protes besar dari komunitas pengguna Steam.

Kategori :