Sekjen Gerindra Sebut Hubungan Prabowo-Megawati Tetap Terjalin Baik

Senin 24 Feb 2025 - 22:03 WIB
Reporter : Christian Nugroho
Editor : Christian Nugroho

JAKARTA, HARIANOKUSELATAN.ID - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa hubungan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri tetap terjalin dengan baik. Pernyataan ini disampaikan Muzani di Istana Kepresidenan pada Senin, 24 Februari 2025.

"Saya kira tidak ada masalah. Hubungan antara Pak Prabowo dan Ibu Megawati tetap baik," ujar Muzani.

Sebelumnya, Megawati Soekarnoputri mengeluarkan instruksi kepada para kadernya yang menjabat sebagai kepala daerah untuk tidak mengikuti pembekalan atau retret di Magelang. Keputusan ini dikeluarkan setelah Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA:MK Putuskan Pilkada Empat Lawang Harus Diulang, HBA Vs JoncikBACA JUGA:Ikuti Retret, 5 Kepala Daerah Tumbang, 2 Dirawat Inap

Instruksi tersebut tertuang dalam surat bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan pada Kamis, 20 Februari 2025.

Dalam surat itu, Megawati meminta seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP untuk menunda keberangkatan mereka ke Magelang pada 21-28 Februari 2025.

BACA JUGA:Manajer Venezia Ungkap Alasan Jay Idzes Dijadikan Kapten

BACA JUGA:Mohamed Salah Pimpin Top Skor Liga Primer, Haaland Terancam Tergusur

"Diperintahkan kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP untuk menunda perjalanan ke Magelang guna mengikuti retret," demikian kutipan dari surat tersebut, Jumat, 21 Februari 2025.

Bagi mereka yang telah berada dalam perjalanan menuju lokasi, Megawati menginstruksikan agar segera berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari DPP PDIP.

BACA JUGA:Tak Kebal Hukum! Danantara Terbuka untuk Audit KPK & BPK

BACA JUGA:Prabowo Luncurkan Danantara, Jokowi & SBY Hadir di Istana

Selain itu, dalam poin kedua surat instruksi, Megawati meminta seluruh kepala daerah dari PDIP untuk selalu mengaktifkan alat komunikasi dan siap menerima arahan dari partai.

"Tetap berada dalam komunikasi aktif dan siap menerima panggilan dari partai," demikian bunyi instruksi lebih lanjut.

Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Megawati Soekarnoputri dan dicap dengan lambang PDIP.

 

Kategori :