Baca Koran harianokuselatan Online - Harian Oku Selatan

Harga TBS Sawit Sumsel Periode II-Desember 2025 Capai Tertinggi Rp 3.395

--

LOMBA MEWARNAI

Para petani pun mendapat kepastian dalam menghitung estimasi pendapatan mereka, sehingga dapat merencanakan produksi dan investasi di perkebunan secara lebih matang.

Dampak Positif bagi Petani dan Industri Sawit

Kenaikan harga TBS sawit menjadi angin segar bagi para petani di tengah fluktuasi harga komoditas global. Dengan harga sawit produktif menembus Rp 3.395/kg, para petani diharapkan memiliki insentif untuk meningkatkan produktivitas tanaman mereka.

Selain itu, stabilitas harga juga memberikan efek psikologis positif bagi pelaku industri hilir, termasuk pabrik pengolahan minyak sawit dan produsen turunannya. 

Pasokan bahan baku yang cukup dan harga yang kompetitif memungkinkan industri tetap berjalan lancar tanpa mengalami tekanan biaya yang berlebihan.

Beberapa pengamat industri menilai, penetapan harga yang berjenjang dan transparan ini juga menjadi cerminan adanya intervensi pemerintah yang tepat. 

Hal ini sekaligus menegaskan bahwa sektor sawit tetap menjadi salah satu tulang punggung ekonomi daerah dan nasional, meskipun menghadapi dinamika pasar global yang kompleks.

Kondisi Pasar Menjelang Akhir Tahun

Harga TBS sawit periode II-Desember 2025 mencerminkan kondisi pasar yang relatif stabil menjelang libur akhir tahun. Stabilitas ini penting untuk menjaga kesinambungan pasokan minyak sawit nasional dan memastikan petani tidak mengalami kerugian akibat fluktuasi harga mendadak.

Penetapan harga yang jelas dan sistematis juga diharapkan dapat mengurangi praktik spekulasi di tingkat pengumpul dan pedagang, sehingga rantai pasok sawit tetap sehat dan berkelanjutan.

Harapan untuk Tahun Baru 2026

Dengan harga yang kompetitif, petani sawit di Sumatera Selatan kini memiliki modal sosial dan ekonomi yang cukup

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan