Saldo Terpotong Biaya SMS Notifikasi di BRImo, Ini Penjelasan BRI

--

MUARADUA Harian OKU Selatan - Lini masa media sosial ramai memperbincangkan perihal biaya SMS notifikasi yang muncul di BRImo, aplikasi keuangan digital milik Bank Rakyat Indonesia (BRI).

 

Topik tersebut salah satunya diunggah oleh akun media sosial TikTok @ami***, 

 

Tangkapan layar yang diunggah menampilkan mutasi transaksi uang keluar untuk biaya SMS senilai Rp 3.000 pada 2 November dan Rp 4.500 pada 7 Januari 2025.

 

"Sudah bertahun tahun pake BRIMO tapi baru sadar kalau uang di atm tiba2 berkurang sendiri, setelah dicek ternyata untuk biaya SMS/notifikasi dari BRIMO," tulis pengunggah

 

Penjelasan BRI soal biaya SMS notifikasi

Corporate Secretary BRI Agustya Hendy p menjelaskan, tampilan yang muncul dalam tangkapan layar pada unggahan merupakan akumulasi dari biaya layanan notifikasi SMS atau WhatsApp atas transaksi yang dilakukan oleh nasabah.

 

"Adapun biaya per notifikasi adalah sebesar Rp 750," ujarnya, 

 

Layanan SMS notifikasi adalah pemberitahuan informasi transaksi melalui pesan singkat ke nomor ponsel yang didaftarkan.

 

Layanan ini bertujuan memudahkan nasabah dalam mengecek dan memantau transaksi perbankan, baik transaksi masuk atau transaksi keluar dari rekening.

 

Dikutip dari unggahan Threads resmi @bankbri_id, setiap notifikasi akan dikenakan biaya sebesar Rp 750, yang ditarik setiap 4 hari sekali dari saldo rekening.

 

Biaya layanan tersebut akan tampak pada mutasi rekening dengan keterangan "Biaya SMS Notifikasi".

 

Hendy mengatakan, layanan notifikasi transaksi melalui SMS atau WhatsApp merupakan layanan tambahan yang ditawarkan kepada nasabah.

 

Penerapan layanan dengan biaya tambahan ini juga telah melalui persetujuan nasabah saat pembukaan rekening tabungan atau dapat ditambahkan sesuai dengan keinginan nasabah.

 

"Notifikasi transaksi tersebut dapat diatur dengan disesuaikan berdasarkan limit transaksi," kata Hendy.

.

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan