53 Sekolah Rakyat Segera Dibuka, Guru Bisa Direkrut Lewat CPNS atau PPPK

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan terkait rekrutmen guru untuk program Sekolah Rakyat. -Foto: Cahyono.-
JAKARTA, HARIANOKUSELATAN.ID – Pemerintah berencana membuka 53 Sekolah Rakyat dalam waktu dekat dan tengah membahas mekanisme rekrutmen tenaga pengajar. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyebut bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan terkait perekrutan guru untuk program ini.
Menurut Abdul Mu'ti, ada beberapa skema yang sedang dipertimbangkan untuk pengadaan tenaga pengajar, salah satunya melalui seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, ia menegaskan bahwa keputusan final mengenai teknis rekrutmen masih dalam pembahasan.
"Masih akan dibahas lebih lanjut, namun sudah ada arahan dari Presiden untuk memastikan bahwa rekrutmen dosen dan guru dilakukan dengan tepat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah," ujar Abdul Mu'ti saat ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (26/3/2025).
BACA JUGA:Bank Sumsel Babel Serahkan Plaza Kuliner Ke Dinas Pariwisata
BACA JUGA:Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, Wabup Sidak ke Sejumlah Puskesmas
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pembahasan lebih rinci mengenai jumlah guru yang dibutuhkan serta kriteria seleksi akan dilakukan setelah Idul Fitri 1446 H.
"Kami akan menentukan jumlah tenaga pengajar yang diperlukan serta asal usul rekrutmen mereka setelah Lebaran nanti," tambahnya.
Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa sebanyak 53 unit Sekolah Rakyat telah siap dibuka dan diharapkan dapat mulai beroperasi pada tahun ajaran baru mendatang.
BACA JUGA:Bupati OKU Selatan Terima Audiensi BPJS Ketenagakerjaan
BACA JUGA:Bupati OKU Selatan Sambangi Rumah Keluarga Korban Hanyut di Sungai Komering
"Kami terus menerima usulan dari berbagai daerah, baik provinsi, kabupaten, maupun kota. Hingga saat ini, lebih dari 200 lokasi telah diajukan, termasuk bangunan yang bisa digunakan serta lahan kosong yang siap dimanfaatkan," ungkap Saifullah Yusuf di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (24/3/2025).
Dari total pengajuan tersebut, sebanyak 53 unit Sekolah Rakyat telah siap digunakan, sebagian besar merupakan aset milik Kementerian Sosial. Selain itu, terdapat 82 lokasi lain yang saat ini sedang dalam tahap asesmen oleh Kementerian Pekerjaan Umum.
BACA JUGA:Pemkab OKU Selatan Terima Plaza Kuliner CSR Bank Sumsel Babel di Air Terjun Subik Tuha
BACA JUGA:Kapolri Akan Kunjungi OKU Timur, Temui Keluarga Korban Insiden Way Kanan