Polisi Periksa 13 Saksi Kasus Penembakan 3 Anggota Polres Way Kanan

Kapolda Lampung membantah isu Polsek Negara Batin terima setoran dari tempat judi sabung ayam TKP penembakan anggota Polres Way Kanan. -Foto: Polda Lampung.-
LAMPUNG, HARIANOKUSELATAN.ID - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung terus mengusut kasus penembakan yang menewaskan tiga anggota Polres Way Kanan di Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan. Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika, menyampaikan bahwa penyidik masih bekerja untuk mengumpulkan bukti guna mengungkap seluruh fakta di balik insiden tersebut.
“Kami sedang mendalami dua aspek utama yang saling berkaitan, yaitu dugaan aktivitas perjudian dan kejadian penembakan,” ujar Helmy dalam keterangannya kepada media.
Sejauh ini, pihak kepolisian telah memeriksa 13 orang saksi yang diduga mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut. “Kami terus mengidentifikasi lokasi dan pihak-pihak yang terlibat dalam peristiwa ini,” tambahnya.
BACA JUGA:WBP Khatam Al-Quran, Lapas Muaradua Gelar Syukuran
BACA JUGA:Kerusakan Jalan Provinsi Sumsel Semakin Parah Warga Tampal Sendiri
Sementara itu, proses autopsi terhadap ketiga anggota Polres Way Kanan yang menjadi korban telah dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Lampung, bekerja sama dengan Tim Forensik dari Rumah Sakit Bhayangkara.
Vice Commander DVI Biddokkes Polda Lampung, AKBP Legowo Hamijaya, mengungkapkan bahwa hasil autopsi menunjukkan ketiga korban meninggal akibat luka tembak. “Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan proyektil peluru di tubuh para korban,” ujarnya pada Selasa, 18 Maret 2025.
BACA JUGA:Petugas Kebersihan Aktifkan Pengangkutan Sampah di Pasar Saka Selabung Secara Rutin
BACA JUGA:Safari Ramadhan ke Pulau Beringin, Bupati OKUS Ketahui Kondisi Warga
Hasil autopsi masing-masing korban adalah sebagai berikut:
Ajun Komisaris Anumerta Lusianto: Memiliki luka tembak di bagian dada kanan, dengan proyektil ditemukan di rongga dada sebelah kiri.
Aipda Anumerta Petrus: Luka tembak ditemukan di mata kiri, dengan proyektil bersarang di tempurung kepala.
Iptu Anumerta Galih: Luka tembak teridentifikasi di sisi kiri bibir, dengan proyektil ditemukan di bagian belakang tempurung kepala.
BACA JUGA:Cegah Balap Liar dan Tawuran, Personel Polsek BSA Geledah Sejumlah Pemuda