Pasang Dashcam di Mobil Jangan Sembarangan, Ini Aturannya!

Ilustrasi dashcam mobil.-Foto ;ist-
HARIANOKUSELATAN.ID – Dashcam menjadi perangkat yang semakin populer di kalangan pengendara mobil. Dengan adanya dashcam, pengemudi bisa merekam berbagai kejadian di jalan, termasuk sebagai bukti jika terjadi insiden atau kecelakaan. Meski tidak diwajibkan di Indonesia, penggunaan dashcam juga tidak melanggar hukum, asalkan memenuhi syarat tertentu.
Aturan Pemasangan Dashcam
Brigadir Putu Fungky dari NTMC Polri menjelaskan bahwa tidak ada undang-undang di Indonesia yang secara eksplisit melarang penggunaan dashcam. Namun, pemasangannya harus memperhatikan dua syarat utama agar tidak melanggar aturan lalu lintas:
BACA JUGA:Puasa Ramadhan 2025 Lebih Lancar dengan 7 Aplikasi Islami Ini!
BACA JUGA:7 Aplikasi Penjernih Foto yang Bisa Tingkatkan Kualitas Gambar
Tidak Boleh Menghalangi Pandangan Pengemudi
Dashcam yang dipasang di bagian depan kendaraan harus ditempatkan dengan benar agar tidak mengganggu visibilitas pengemudi. Jika pemasangannya menghalangi pandangan, hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Tidak Mengganggu Operasi Kendaraan
Dashcam tidak boleh mengganggu pengoperasian kendaraan atau membahayakan pengemudi serta penumpang. Ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang standar keamanan kendaraan bermotor.
Manfaat Menggunakan Dashcam
Menurut Toyota Astra Motor, penggunaan dashcam memiliki beberapa keuntungan, di antaranya:
Sebagai Bukti Insiden di Jalan
Rekaman dari dashcam dapat digunakan untuk menentukan siapa yang benar atau salah dalam sebuah insiden, serta bisa menjadi alat bukti bagi kepolisian.
BACA JUGA:Samsung Galaxy Z Flip 7 Hadir dengan Cover Screen Lebih Besar, Mirip Motorola Razr+