Hong Kong Luncurkan Rancangan Regulasi Stablecoin

Hong Kong Luncurkan Rancangan Regulasi Stablecoin.-Foto ;ist-

HARIANOKUSELATAN.ID - Pada 18 Desember 2024, Hong Kong memperkenalkan rancangan undang-undang yang bertujuan untuk membentuk sistem regulasi yang jelas dan kuat bagi penerbit stablecoin berbasis fiat. Inisiatif ini diumumkan oleh Christopher Hui, Sekretaris Jasa Keuangan dan Perbendaharaan, sebagai langkah penting dalam mengembangkan ekosistem kripto yang lebih aman dan terstruktur.

Tujuan Regulasi

Rancangan undang-undang ini bertujuan untuk membangun sistem yang dapat memastikan perlindungan bagi pengguna stablecoin, sekaligus mengurangi risiko sistemik yang mungkin timbul dari aset kripto tersebut. Hui menegaskan pentingnya pengelolaan cadangan yang baik dan mekanisme penebusan yang memadai untuk mencegah gangguan yang dapat berdampak luas pada stabilitas keuangan.

Ketentuan Utama

Cadangan Stablecoin: Penerbit stablecoin diharuskan untuk menjaga cadangan yang setara dengan nilai mata uang digital yang beredar, yang terdiri dari aset berkualitas tinggi dan likuid. Hal ini bertujuan untuk memastikan stabilitas dan keamanan nilai stablecoin.

Penebusan Stablecoin: Regulasi ini juga memastikan bahwa pemegang stablecoin dapat menebus aset mereka sesuai nilai nominal tanpa biaya berlebihan atau penundaan. Penerbit diwajibkan menyediakan proses penebusan yang adil dan cepat.

BACA JUGA:Kia Luncurkan SUV Terbaru, Kia Syros, dengan Harga Mulai Rp 170 Jutaan

BACA JUGA:Apple Rilis AirPods 4 dan AirPods 4 ANC di Indonesia: Spesifikasi dan Harga

Mencegah Risiko Sistemik

Hui mengingatkan tentang kerentanan stablecoin yang sangat bergantung pada entitas swasta untuk penerbitan dan cadangan. Dengan rancangan undang-undang ini, Hong Kong bertujuan untuk mengurangi ketergantungan tersebut dan membangun kerangka regulasi yang dapat mengatasi tantangan ini. Tujuan utamanya adalah untuk menempatkan Hong Kong sebagai pemimpin global dalam regulasi aset kripto berbasis fiat.

Keselarasan dengan Standar Internasional

Rancangan regulasi ini juga menunjukkan keselarasan dengan standar internasional, termasuk yang ditetapkan oleh Dewan Stabilitas Keuangan (FSB), yang mencerminkan ambisi Hong Kong untuk menarik penerbit stablecoin dan investor global.

BACA JUGA:Dogecoin Siap Bangkit Kembali: Apa yang Investor Harus Tahu?

BACA JUGA:Fitur Navigasi Yamaha Aerox Alpha Menggunakan Google Maps, Berbeda dengan Nmax Turbo

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan