Baca Koran harianokuselatan Online - Harian Oku Selatan

Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Hujan lebat, angin kencang, petir, hingga gelombang tinggi diprediksi masih terjadi di sejumlah wilayah Indonesia dan berpotensi mengganggu kelancaran perjalanan pemudik.--

Harian OKU Selatan.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem yang masih terjadi selama periode arus balik Lebaran 2026. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga akhir Maret dan dapat memengaruhi kelancaran perjalanan para pemudik yang kembali ke kota asal.

Dalam keterangannya, BMKG menyebutkan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai angin kencang dan petir. Selain itu, suhu udara yang cukup tinggi di beberapa daerah juga berpotensi memicu kondisi cuaca yang tidak stabil.

“Selama periode arus balik, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang cukup cepat. Hujan lebat dapat terjadi secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga malam hari,” ujar perwakilan BMKG, Kamis (26/3/2026).

BACA JUGA:THR Bermasalah! 67 Pekerja di Sumsel Adukan Perusahaan

BACA JUGA:Sumsel United Boyong 22 Pemain Hadapi Adhyaksa FC di Banten

Wilayah yang diprediksi terdampak antara lain Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga sebagian wilayah Indonesia Timur. Di Sumatera Selatan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama pada sore dan malam hari.

Kondisi ini tentu menjadi perhatian bagi para pemudik, terutama yang menggunakan jalur darat. Hujan lebat berpotensi menyebabkan jalan licin, genangan air, hingga banjir di beberapa titik rawan. Sementara itu, angin kencang juga dapat meningkatkan risiko pohon tumbang yang bisa mengganggu arus lalu lintas.

BMKG juga mengingatkan adanya potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan Indonesia. Bagi masyarakat yang menggunakan transportasi laut, kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat membahayakan keselamatan pelayaran.

Selain itu, perubahan cuaca yang ekstrem juga berpotensi mengganggu jadwal penerbangan. Kabut tebal dan hujan lebat dapat mengurangi jarak pandang, sehingga berisiko menyebabkan keterlambatan atau penundaan penerbangan di beberapa bandara.

BACA JUGA:5 Daerah Sumsel Jadi Tujuan Investasi, OKI dan Palembang Tertinggi

BACA JUGA:Lurah Pasar Muaradua Bersama Puskesmas Antar Warga ODGJ ke RS Ernaldi Bahar Palembang untuk Penanganan Intensi

Pihak kepolisian dan instansi terkait pun telah meningkatkan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem selama arus balik. Petugas disiagakan di sejumlah titik rawan untuk membantu kelancaran lalu lintas serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi prakiraan cuaca terbaru sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, pemudik juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, serta mengutamakan keselamatan selama berkendara.

“Jika terjadi hujan lebat, sebaiknya kurangi kecepatan dan jaga jarak aman. Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi cuaca tidak memungkinkan,” tambahnya.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan