Baca Koran harianokuselatan Online - Harian Oku Selatan

Baru Meluncur, Motor Listrik Honda WN7 Langsung Dipercaya Jadi Kendaraan Polisi Jepang

Honda WN7.-foto;ist-

LOMBA MEWARNAI

HARIANOKUSELATAN.ID – Motor listrik terbaru Honda, Honda WN7, belum lama diperkenalkan ke publik dunia. Namun menariknya, motor listrik ini langsung mendapat kepercayaan besar dengan dijadikan kendaraan patroli kepolisian di Tokyo, Jepang. Padahal, Honda WN7 baru melakukan debut globalnya pada ajang EICMA Milan 2025 yang digelar November lalu.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen serius Jepang, khususnya Pemerintah Metropolitan Tokyo, dalam mewujudkan visi “Tokyo Nol Emisi”. Program tersebut menargetkan agar 100 persen sepeda motor baru yang dijual di Tokyo pada tahun 2035 sudah tidak lagi menggunakan bahan bakar bensin, melainkan beralih sepenuhnya ke kendaraan listrik ramah lingkungan.

BACA JUGA:Harga iPhone Air Anjlok Rp 3 Jutaan, Kini Mulai Rp 17,9 Juta di Indonesia

BACA JUGA:Facebook Uji Langganan Berbayar untuk Akun Kreator, Pengguna Gratisan Dibatasi Share Link

Simbol Transisi ke Kendaraan Nol Emisi

Mengutip laporan media otomotif Jepang, Response, penggunaan Honda WN7 sebagai motor polisi bukan sekadar operasional biasa. Motor listrik ini akan menjadi simbol transisi menuju transportasi berkelanjutan, sekaligus sarana edukasi publik bahwa kendaraan listrik sudah layak digunakan untuk tugas berat dan operasional resmi.

Sebagai bentuk inisiatif simbolis, Honda akan meminjamkan empat unit Honda WN7 kepada Pemerintah Metropolitan Tokyo. Motor-motor tersebut akan digunakan dalam ajang olahraga bergengsi Hakone Ekiden 2026, sebuah lomba lari maraton dan estafet ikonik di Jepang. Dalam acara tersebut, motor listrik Honda akan memimpin rombongan peserta pada etape pertama dan kedua.

Pengoperasian motor listrik ini akan dilakukan bersama Departemen Kepolisian Metropolitan Tokyo, menegaskan peran WN7 sebagai kendaraan resmi kepolisian, bukan sekadar pajangan atau prototipe.

Desain Khusus Versi Polisi

Untuk kebutuhan tugas kepolisian, Honda WN7 mendapat sejumlah penyesuaian visual. Motor ini tampil dengan warna dasar putih polos, khas kendaraan patroli di Jepang. Di bagian kanan dan kiri terpasang lampu sirene, sementara di bagian belakang disematkan boks mini untuk membawa perlengkapan pendukung.

Meski tampil sederhana, desain tersebut tetap mempertahankan karakter futuristis khas motor listrik Honda, sekaligus terlihat fungsional untuk kebutuhan patroli dan pengawalan.

Performa Setara Motor 600 cc

Dari sisi performa, Honda WN7 tergolong sangat mumpuni. Motor listrik ini memiliki output maksimum 50 kW dengan torsi puncak 100 Nm, yang setara dengan kemampuan sepeda motor bensin berkapasitas sekitar 600 cc. Angka tersebut menunjukkan bahwa WN7 bukan hanya efisien, tetapi juga bertenaga untuk kebutuhan operasional kepolisian.

Sumber tenaganya berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 9,3 kWh yang dikembangkan khusus oleh Honda. Baterai ini sudah menggunakan standar pengisian CCS2, sehingga mendukung pengisian daya cepat, serta kompatibel dengan charger tipe 2 yang umum digunakan di berbagai fasilitas publik.

Jarak Tempuh dan Kesiapan Operasional

Dalam sekali pengisian penuh, Honda WN7 mampu menempuh jarak hingga 140 km (mode WMTC). Jarak tersebut dinilai lebih dari cukup untuk kebutuhan pengawalan Hakone Ekiden, di mana lintasan terpanjang hanya sekitar 23 km per etape. Artinya, motor ini tidak memerlukan pengisian ulang di tengah tugas.

Hal ini sekaligus membuktikan bahwa motor listrik modern sudah cukup andal untuk aktivitas intensif, termasuk penggunaan oleh aparat penegak hukum.

BACA JUGA:Beberapa Grup Hacker Akui Bobol Server Ubisoft, Muncul Dugaan Impostor

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan