Kopi Pagi Bisa Pengaruhi Efek Obat, Pakar Ingatkan Risiko
--
Bagi jutaan orang, kopi pagi adalah awal hari yang sesungguhnya. Namun bagi mereka yang rutin mengonsumsi obat, kebiasaan ini dapat memengaruhi cara kerja obat di dalam tubuh.
Laporan Bild yang didukung pakar farmasi menyebutkan bahwa kafein dapat mengubah efek sejumlah obat — dalam beberapa kasus mempercepat manfaatnya, namun pada kasus lain justru menguranginya.
Mempercepat Penyerapan Obat
BACA JUGA:OKU Selatan Bahas Draf Akhir RPKD 2025–2029 dan RAT 2026 untuk Percepat Penurunan Kemiskinan
BACA JUGA:Bupati Abusama Lantik Pejabat Administrator dan Pengawas di OKU Selatan
BACA JUGA:OKU Selatan Matangkan Persiapan Penilaian Adipura Tahap II
BACA JUGA:Ketua Dekranasda OKU Selatan Lantik Pengurus Periode 2025–2030
Dalam beberapa jenis obat, kafein bertindak sebagai booster. Penelitian farmakologi menunjukkan bahwa obat pereda nyeri seperti paracetamol, ibuprofen, dan aspirin (acetylsalicylic acid) dapat diserap lebih cepat ketika dikonsumsi bersama kafein.
Karena itu, sejumlah obat kombinasi memang sengaja menambahkan sekitar 100 mg kafein untuk meningkatkan efek pereda nyeri. Minuman berkafein kuat seperti espresso atau moka dapat membuat dorongan ini semakin intens.